Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri

Pemerintah Menaikkan BBM, Begini Pandangan Megawati Soekarnoputri!

Jumat, 16 September 2022 | 08:26 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JEJU, Investor.id - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri akhirnya angkat bicara soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Dirinya mengaku bisa memahami keputusan Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengurangi jumlah subsidi yang berimbas terhadap kenaikan harga BBM.

Megawati mengatakan, dirinya mencoba mempelajari situasi. Sebagai sosok berpengalaman di pemerintahan sebagai mantan presiden dan wakil presiden, Megawati menilai kenaikan harga itu sebenarnya sudah sangat jelas.

Baca juga: Geser Subsidi BBM ke EBT

“Sampai Menteri Keuangan sendiri sudah turun untuk menjelaskan alasannya bahwa sebenarnya BBM itu, kalau kita pelajari dengan baik, memang ya itu malah memberikan sebuah kesempatan. Bagaimanapun juga kita kan tak bisa (mempertahankan harga lama,red),” ujar Megawati menjawab wartawan di sela Jeju Peace Forum, di Kota Jeju, Seoul, Kamis (15/9/2022).

“Kalau nanti tidak dinaikan, lalu situasi kondisinya malah menjadi lebih sulit, lalu bagaimana?” Tambah Megawati.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) itu juga mengatakan, dirinya sangat yakin pemerintahan Jokowi memutuskan hal tersebut dengan tidak mudah.

Baca juga: Hasto Beberkan Kriteria Capres 2024 versi Megawati Soekarnoputri

“Ini bukannya karena kebetulan presiden, Pak Jokowi itu adalah presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan ya. Saya tahu juga nanti bisa sampai dibawa-bawa urusan PDI Perjuangannya. Tapi situasi ini kan tentunya tidaklah begitu gampang, tidak asal-asalan saja dinaikkan BBM,” beber Megawati.

Megawati mengatakan bahwa keputusan tersebut pasti sudah dipertimbangkan secara matang oleh pemerintah. Pasti sudah melalui rapat-rapat kabinet.

Megawati juga mengatakan dirinya kadang merasa bahwa kadang masih ada saja yang memang tidak mau berusaha mengerti dengan kondisi yang ada. Dan hal itu memprihatinkan. Padahal kondisi saat ini memang berat karena Indonesia dan dunia belum benar-benar keluar dari pandemi Covid-19. Sehingga pendanaan untuk Covid-19 tidak bisa begitu saja dialihkan demi menambah subsidi BBM.

Baca juga: Presiden Korsel dan Megawati Gelar Pertemuan di Seoul

“Jadi jangan justru dibalik ya bahwa memang Covid ini juga seperti sebuah pertimbangan yang tidak mudah, apakah dilepas saja? Tapi kan nanti (kalau dilepas, red), yang kena juga rakyat, artinya kan bisa makin banyak yang menderita. Kan begitu antara lain pertimbangan-pertimbangannya,” urai Megawati.

“Jadi saya berharap masyarakat jangan selalu mengambil sebuah pengertian itu langsung membelah begitu,” pungkasnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com