Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Surat Utang Negara Kemenkeu (ant)

Direktur Surat Utang Negara Kemenkeu (ant)

Pemerintah Serap Pembiayaan Lewat SUN Jauh di Bawah Target

Selasa, 27 September 2022 | 21:11 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hanya menyerap pembiayaan Rp 10,74 triliun dari total penawaran yang masuk Rp 23,67 triliun dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (27/9/2022). Nilai penawaran yang dimenangkan untuk pembiayaan APBN 2022 itu jauh di bawah terget indikatif yang ditetapkan sebesar Rp 19 triliun.

Direktur SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan menyebutkan, seri SUN dengan tenor enam tahun (FR0095) dan 11 tahun (FR0096) mendominasi permintaan investor yakni mencapai 55,12% dari total penawaran yang masuk dan 53,05% dari total penawaran yang dimenangkan pada lelang tersebut.

“Selain itu, incoming bids terbesar masih pada tenor 11 tahun yaitu Rp 10,86 triliun (45,88% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp 5,15 triliun (47,93% dari total awarded bids),” ucap Deni dalam pernyataan resmi yang diterima pada Selasa (27/9/2022).

Bila dirinci, pembiayaan atau penawaran yang dimenangkan sebesar Rp 10,74 triliun terbagi dalam seri SPN03221228 (new issuance) sebesar Rp 700 miliar, seri SPN12230622 (reopening) sebesar Rp 2,65 triliun, seri FR0095 (reopening) sebesar Rp 1,65 triliun, seri FR0096 (reopening) sebesar Rp 5,15 triliun, FR0098 (reopening) sebesar Rp 550 miliar, dan FR0089 (reopening) sebesar Rp 45 miliar.

Dia mengatakan, kondisi pasar keuangan domestik masih bergejolak dipengaruhi ekspektasi pelaku pasar atas sikap hawkish The Fed yang akan berlanjut pada FOMC ke depan, pascakeputusan The Fed menaikan FFR sebesar 75 basis poin pada pekan lalu. UST yield tenor 10-tahun naik ke level 3,92% untuk pertama kalinya sejak April 2010, sedangkan UST yield tenor 2-tahun naik ke 4,34%, level tertingginya sejak 2007.

Bank Indonesia juga telah menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 50 bps menjadi 4,25%. Namun demikian, realisasi APBN 2022 per Agustus yang kembali mencatatkan surplus sebesar Rp 107,4 triliun per Agustus 2022, atau 0,58% dari PDB menjadi katalis positif pada lelang SUN dengan penawaran yang masuk sebesar Rp 23,67 triliun.

“Investor asing masih berpartisipasi di pasar perdana dengan jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 1,7 triliun. Minat investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 11 tahun yaitu Rp 919 miliar atau 54,06% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp 196 miliar atau 1,83% dari total awarded bids,” kata Deni.

Secara umum, level yield rata-rata tertimbang (weighted average yield/WAY) yang dimenangkan pada lelang SUN tersebut naik dibandingkan WAY lelang sebelumnya. Ini mengikuti kondisi pasar saat ini yang masih cenderung volatile karena pengaruh kondisi global.

Berdasarkan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2022. (ark)

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com