Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono.

Kuartal III, Utang Luar Negeri Turun US$ 9 Miliar

Rabu, 16 Nov 2022 | 20:57 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$ 394,6 miliar kuartal III-2022, turun US$ 9 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya US$ 403,6 miliar. Penurunan ULN terjadi di sektor publik (pemerintah dan bank sentral) dan maupun swasta.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyatakan, secara tahunan, ULN kuartal III-2022 turun 7%, lebih besar dibandingkan kontraksi kuartal sebelumnya 2,9%. ULN pemerintah kuartal III-2022 mencapai US$ 182,3 miliar, turun dari kuartal sebelumnya US$ 187,3 miliar. Jumlah itu turun 11,3% secara tahunan, lebih besar dari kontraksi kuartal II sebesar 8,6%.

Hal itu, kata dia, disebabkan oleh perpindahan investasi di Surat Berharga Negara (SBN), terlihat pada berkurangnya porsi kepemilikan asing di SBN. Ini terjadi seiring dengan meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global. Pelunasan atas beberapa pinjaman program dan proyek yang jatuh tempo juga turut mendukung penurunan ULN pemerintah di periode laporan.

Sementara, Erwin mengatakan, penarikan ULN kuartal III-2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas pemerintah, termasuk upaya penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel.

Advertisement

Dia menambahkan, dukungan ULN pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas antara lain mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, yang mencapai 24,6% dari total ULN pemerintah, sektor jasa pendidikan (16,6%), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,2%), sektor konstruksi (14,2%), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (11,6%). Posisi ULN pemerintah terkendali, mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan porsi 99,9% dari total ULN.

Di sisi lain, Erwin menyebutkan, posisi ULN swasta kuartal III-2022 mencapai US$ 204,1 miliar, lebih rendah dari kuartal sebelumnya US$ 207,7 miliar. Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 2,6%, lebih besar dari kuartal sebelumnya 0,1%.

Hal tersebut, kata dia, disebabkan penurunan ULN lembaga keuangan dan perusahaan bukan lembaga keuangan masing-masing sebesar 4,5% (yoy) dan 2,1% (yoy). Ini dipicu pembayaran neto surat utang.

Berdasarkan sektor, ULN swasta terbesar bersumber dari jasa keuangan dan asuransi, pertambangan dan penggalian, pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, serta industri pengolahan dengan porsi 77,8%. ULN swasta didominasi oleh tenor jangka panjang dengan pangsa 75,7%.

Dia menilai, struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. ULN Indonesia kuartal III tahun ini tetap terkendali, tercermin pada rasio ULN Indonesia terhadap produk  domestik bruto (PDB) sebesar 30,1%, menurun dibandingkan kuartal sebelumnya 31,8%. Struktur ULN Indonesia juga tetap sehat, ditunjukkan dengan didominasi ULN berjangka panjang dengan pangsa mencapai 87,4%.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, dia mengatakan, BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian.

“Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian,” kata Erwin, Rabu (16/11/2022).

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com