Menu
Sign in
@ Contact
Search
Petani pembudidaya ikan hias beraktivitas di Setu Malangnengah, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto ilustrasi:  Beritasatu Photo/Uthan AR

Petani pembudidaya ikan hias beraktivitas di Setu Malangnengah, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Nilai Ekspor Ikan Hias Indonesia Tembus US$ 20,37 Juta

Sabtu, 3 Des 2022 | 18:55 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indonesia Eximbank Institute (IEB Institute) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat nilai ekspor ikan hias Indonesia di tahun 2022 hingga periode September mencapai sebesar US$ 20,37 juta naik 3,38% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 yaitu US$ 19,71 juta.

“Kenaikan ekspor ikan hias Indonesia selama periode Januari-September 2022 tidak terlepas dari naiknya permintaan beberapa negara tujuan yaitu Taiwan (naik US$ 1,46 juta) dan Tiongkok (naik US$ 1,22 juta),” kata Kepala Divisi IEB Institute Rini dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/12/2022).

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), klasifikasi jenis ikan hias Indonesia yang di ekspor mencakup lima kode HS  (Harmonized System Code/ HS Code 030111) utama yaitu ikan hidup air tawar koi (HS-03011191 cyprinus carpio); ikan hidup air tawar mas koki (HS-03011192 carassius auratus); ikan hidup air tawar cupang aduan (HS-03011193 beta splendens); ikan hidup air tawar arwana (HS-03011195 scleropages formosus); dan ikan hidup air tawar lain-lain (HS-03011199).

Pada tahun 2021, ekspor Indonesia untuk lima jenis ikan hias tersebut mencapai US$ 26,36 juta, naik 11,17% (year on year/yoy) dari 2020 yang mencapai US$ 23,72 juta dengan lima negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia yaitu Jepang (14,83%), Hong Kong (13,03%), Vietnam (9,01%), Amerika Serikat (8,88%), dan Singapura (5,92%).

Advertisement

Rini mengatakan, berdasarkan data olahan selama lima tahun terakhir (periode 2017 - 2021) rata-rata nilai ekspor ikan hias dunia mengalami peningkatan. Adapun nilai ekspor ikan hias di pasar global pada tahun 2021 mencapai US$ 286,61 juta atau mengalami kenaikan 14,11% dibandingkan tahun sebelumnya. “Ekspor ikan hias dunia rata-rata naik sebesar 2,03% per tahun dengan lima negara pengekspor yaitu Jepang, Singapura, Indonesia, Republik Ceko, dan Thailand,” ucap Rini.

Rini menambahkan,  jika mengacu pada ITC Export Potential Map, Indonesia masih dapat memanfaatkan potensi sebesar US$ 37 juta untuk produk ikan hias. Potensi tersebut tersebar dalam pasar-pasar seperti Amerika Serikat (US$ 7,6 juta), Singapura (US$ 6,6 juta), Tiongkok (US$ 4,4 juta), Malaysia (US$ 2,4 juta), dan Jerman (US$ 2 juta).

Menurut Rini di era pandemi, selain tanaman hias, memelihara ikan hias menjadi salah satu yang digandrungi oleh masyarakat baik di Indonesia maupun secara global. “Jadi dapat diartikan kalau ikan hias ini memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk melakukan ekspor karena pasarnya masih terbuka lebar,” kata Rini.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com