Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian saat memberikan keterangan pers usai Ratas, Senin (18/5). (Foto: Humas/Ibrahim).

Menko Perekonomian saat memberikan keterangan pers usai Ratas, Senin (18/5). (Foto: Humas/Ibrahim).

89 Proyek Senilai Rp 1.422 T Direkomendasikan Masuk PSN

Triyan Pangastuti, Jumat, 29 Mei 2020 | 15:20 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, terdapat 89 proyek yang direkomendasikan sebagai proyek strategis nasional (PSN) selama kurun 2020-2024 dengan total nilai proyek mencapai Rp 1.422 triliun. Jumlah tersebut merupakan hasil saringan dari usulan awal yang mencapai 245 proyek dengan didasarkan pada sejumlah kriteria.

"Dari 245 proyek baru, yang memenuhi kriteria 89 proyek. Jadi, 156 proyek belum direkomendasikan karena itu masih membutuhkan dukungan dari kementerian teknis, perlu kelengkapan administrasi, dan perlu memenuhi kriteri yang ditetapkan sebagai PSN," ujar dia dalam konferensi pers secara virtual usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (29/5).

Airlangga merinci, dari 89 proyek tersebut kemudian dikelompok-kelompokkan menjadi 56 proyek usulan baru, 10 proyek perluasan, kemudian 15 proyek merupakan program baru, dan delapan proyek ketenagalistrikan.

Berdasarkan jenis proyek, 15 proyek terkait jalan dan jembatan, lima proyek bandara senilai Rp 5,66 triliun, lima proyek kawasan industri sebesar Rp 327 triliun, 13 proyek bendungan dan irigasi, satu proyek tanggul laut, serta satu program dan dua proyek fasilitas pengolahan maupun pemurnian atau smelter.

Berikutnya satu proyek penyediaan lahan gambut di Kalimantan tengah, lima proyek pelabuhan, enam proyek kereta api, 13 proyek kawasan perbatasan, 13 proyek energi, enam proyek air bersih, satu proyek pengelolaan sampah, dan tiga proyek pengembangan teknologi termasuk teknologi drone.

Secara sebaran proyek berdasarkan wilayah, maka di Sumatra terdapat tujuh proyek dengan nilai Rp 117 triliun, Jawa sebanyak 25 proyek dengan nilai Rp 462 triliun, Kalimantan sebanyak 17 proyek senilai Rp 144 triliun, di Sulawesi ada delapan proyek senilai Rp 208 triliun.

Bali dan Nusa Tenggara ada 12 proyek senilai Ro 28 triliun, secara nasional ada 11 proyek dengan nilai Rp 351 triliun, serta sisanya ada di Maluku dan Papua dengan total nilai proyek Rp 111 triliun.

 

19 Juta Tenaga Kerja

Airlangga menyebut, dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setiap Rp 1 triliun proyek bisa memberikan efek berganda yang mampu mempekerjakan sekitar 14 ribu tenaga kerja, baik langsung atau tidak langsung.

“Jadi, kalau kita lihat bahwa proyek ini berada dalam periode 2020 sampai dengan 2024 dan ditargetkan bisa menyerap tenaga kerja setiap tahunnya sekitar empat juta, selama proyek itu berjalan. Maka, secara agregat mencaoai 19 juta orang yang bekerja dalam proyek selama lima tahun,” jelas dia.

Sebelumnya, dalam pengantar pembukaan rapat terbatas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa PSN yang sedang berjalan diprioritaskan agar berdampak pada pemulihan ekonomi, pemerataan, dan penguatan ekonomi rakyat.

Selain itu, ia meminta agar setiap usulan PSN yang baru dihitung secara rinci apakah bisa direkomendasikan atau justru tidak direkomendasi. Pasalnya usulan proyek harus memiliki daya ungkit bagi ekonomi.

"Prioritas penambahan proyek yang memiliki daya ungkit besar pada pemulihan ekonomi pascapandemi saya kira sangat penting untuk kita dahulukan," kata Jokowi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN