Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulonprogo di Kulonprogo, Yogyakarta. Foto: IST

Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulonprogo di Kulonprogo, Yogyakarta. Foto: IST

9 Bandara AP I Terima Extra Flight Kargo

Thresa Sandra Desfika, Kamis, 30 April 2020 | 18:42 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) melayani permintaan extra flight atau penerbangan tambahan untuk angkutan kargo di sembilan bandara kelolaan. Hal tersebut sebagai dukungan agar arus pengiriman logistik dapat berjalan lancar pada masa larangan mudik dan pandemi Covid-19 saat ini.

Sembilan bandara AP I yang menerima permintaan extra flight untuk mengangkut logistik, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), Bandara SAMS Sepinggan (Balikpapan), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), Bandara Sentani (Jayapura), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Jenderal Ahmad Yani (Semarang), Bandara El Tari (Kupang), Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin), dan Bandara Sam Ratulangi (Manado).

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengungkapkan, pihaknya berkoordinasi ketat dengan maskapai dan perusahaan kargo agar arus pengiriman logistik dapat berjalan lancar. Alhasil, menurut dia, terdapat permintaan extra flight untuk penerbangan yang mengangkut logistik oleh pesawat yang biasanya mengangkut penumpang.

Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

“Angkasa Pura I mendukung penuh maskapai yang mengalih-fungsikan pesawat yang biasa mengangkut penumpang menjadi pesawat pengangkut logistik atau kargo melalui pengaturan prioritas bersama perusahaan kargo lainnya berdasarkan waktu kedatangan barang di terminal kargo bandara," kata Faik dalam keterangannya, Kamis (30/4).

Alih fungsi itu, lanjut dia, akan memperlancar arus kargo yang sempat tertunda pengirimannya karena banyaknya pembatalan penerbangan lanjutan akibat tingkat keterisian penumpang yang tidak mencukupi kuota untuk terbang.

Sejalan dengan itu, ungkap Faik Fahmi, AP I juga melakukan koordinasi yang intesif dengan pihak maskapai agar konektivitas angkutan logistik udara di wilayah tengah dan timur Indonesia tetap terjaga di tengah masa pandemi ini, khususnya pada masa larangan mudik.

Adapun total penerbangan kargo di sembilan bandara AP I pada 25-28 April 2020, yaitu 409 penerbangan (204 kedatangan dan 205 keberangkatan) dengan total kargo sebanyak 2.315.627 kilogram. Tiga bandara utama dengan lalu lintas kargo tertinggi pada periode ini, yakni Bandara Sentani Jayapura dengan 243 penerbangan (121 kedatangan dan 122 keberangkatan) dan trafik kargo sebesar 1.124.142 kg; Bandara Sultan Hasanuddin dengan 62 penerbangan (33 kedatangan dan 29 keberangkatan) dan trafik kargo sebesar 432.380 kg; serta Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan 17 penerbangan (8 kedatangan dan 9 keberangkatan) dan trafik kargo sebesar 204.284 kg.

Faik menjelaskan, tren permintaan extra flight untuk mengangkut logistik ini lebih awal terjadi di Bandara Sentani, yaitu sejak penerapan kebijakan gubernur Papua untuk menutup akses masuk orang atau penumpang baik melalui laut maupun udara pada 26 Maret 2020 sehingga penerbangan dari dan ke Bandara Sentani hanya melayani penerbangan kargo saja.

Dia menambahka, tren extra flights kargo tersebut kemudian dilanjutkan di Bandara SAMS Sepinggan yang dilakukan sejak 10 April 2020 dan terus berlanjut hampir setiap hari dengan dua penerbangan per hari (datang dan berangkat) hingga 28 April 2020. Adapun maskapai yang mengajukan extra flight tersebut di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, dan Sriwijaya Air dengan tujuan Jakarta, Makassar, dan Palu.

Sedangkan, ujar Faik, di Bandara Sultan Hasanuddin, sejak 25 April 2020, tersapa 62 penerbangan (33 kedatangan dan 29 keberangkatan) dan trafik kargo sebesar 432.380 kg. Penerbangan kargo dilakukan oleh maskapai Garuda Indonesia, Wings Air, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, My Indo Airlines, Trigana Air, Cardig Air dengan tujuan Timika, Jakarta (Cengkareng), Ambon, Babo (Papua Barat), Jakarta (Halim Perdanakusuma), Balikpapan, Surabaya, Sorong, Sentani, Soroako (Sulawesi Selatan), dan Kendari.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN