Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Koorinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
sumber: istimewa

Menteri Koorinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sumber: istimewa

Airlangga: Dampak Kenaikan BBM ke Inflasi Berlangsung Selama Empat Bulan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:18 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap kondisi inflasi akan berlangsung hingga empat bulan ke depan. Namun, pemerintah masih mengkaji dampak kenaikan BBM terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Mengutip data BPS pada September 2022 terjadi inflasi sebesar 1,17% secara month to month. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–September) 2022 sebesar 4,84% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2022 terhadap September 2021) sebesar 5,95%.

“Dari pengalaman serial setiap kali ada kenaikan BBM pasti akan menaikan inflasi. Namun, inflasi akan turun dalam tiga sampai empat bulan ke depan. Kami lihat serinya selalu demikian,” ucap Airlangga usai mengikuti Rapat Kerja Nasional Kebijakan Satu Peta di Hotel Borobudur pada Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Menko Airlangga: Pemerintah Terus Mendorong Nilai Tambah Industri Otomotif

Airlangga menuturkan dalam kondisi inflasi saat ini pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam tiga kuartal terakhir pertumbuhan ekonomi sudah berada di atas 5% bahkan pada kuartal II-2022 sudah mencapai 5,44%. Salah satu indikator adalah purchasing manager index Indonesia yang sebesar 53,7 termasuk salah satu yang tertinggi bersama Thailand di Asia.

“Pertumbuhan ekonomi kita termasuk jadi yang paling tinggi di G20. Jadi itu membuktikan secara fundamental dan lebih baik,” kata Airlangga.

Sebelumnya, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan bila melihat secara historis dampak kenaikan harga BBM pada inflasi berlangsung maksimum dua bulan, yaitu bulan sekarang dan bulan berikutnya bulan ketiga sudah melandai. Dia memberikan contoh pada Desember 2014 terjadi inflasi 2,46% sebagai akibat kenaikan harga BBM pada November 2014. Kenaikan harga BBM itu dampaknya tidak hanya di bulan bersangkutan tapi juga bisa berdampak kepada bulan-bulan berikutnya.

Baca juga:  Menko Airlangga Perkenalkan Sherpa G20 dengan Kearifan Budaya Indonesia

“Apakah itu terjadi ? Itu nanti tergantung tergantung dari bagaimana berbagai kebijakan pemerintah itu juga melalui bank Indonesia dan melalui pemerintah itu bisa mengendalikan inflasi di bulan berikutnya ,” kata Margo.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berpendapat kondisi inflasi di bulan September belum mengkhawatirkan. Dia merinci ada empat tingkatan inflasi pertama yaitu inflasi ringan dengan posisi inflasi di bawah 10% dan belum terlalu berdampak pada kehidupan masyarakat.

“Saya kira kita masih di bawah 10% masih ringan, mungkin ada terasa kenaikan tapi belum berpengaruh banyak pada sendi-sendi perekonomian kita. Tetapi kita harus waspada waspada dengan segala instrumen yang ada,” ucap Tito.

Baca juga: Airlangga: Program Konversi Kompor Listrik Belum akan Dijalankan Tahun Ini

Kedua yaitu tingkat inflasi sedang dengan kisaran 11% sampai 30%. Kondisi inflasi ini sudah berdampak dan mengganggu pada sendi-sendi perekonomian. Ketiga yaitu tingkat inflasi berat dengan kisaran 30% sampai 100% .

“Terakhir adalah di atas 100% ini betul-betul tidak terkendali seperti Sri Lanka,” imbuh Tito.

Tito menghimbau seluruh aparat pemerintah daerah untuk menggunakan seluruh kebijakan yang ada mulai dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) , instrumen regulasi, peraturan daerah, dan peraturan kepala daerah untuk menjaga kestabilan harga barang. Pemerintah daerah harus menggunakan kebijakan secara maksimal untuk mengantisipasi kenaikan harga barang.

“Saya menghimbau untuk teman-teman daerah berkreasi, konkrit melihat akar masalahnya dan memberikan solusi,” tandas Tito.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com