Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Airlangga: Kolaborasi Pemerintah dan Supreme Audit Institution Tingkatkan Tata Kelola Pasca Pandemi

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:19 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Sherpa Track Indonesia Airlangga Hartarto mengatakan Supreme Audit Institutions (SAI) dapat memiliki dampak substansial dalam mengembangkan negara yang efektif, membangun demokrasi, dan kepercayaan pada masyarakat.

“Karena peran audit sebagai penguji kebijakan harus berusaha membawa dampak yang lebih besar untuk kepentingan publik, terutama untuk mencapai pemulihan ekonomi dan mendorong transformasi. Hal ini sejalan dengan tujuan global SAI untuk memainkan peran kunci dalam membuat perbedaan bagi kehidupan warga negara,” ucap Airlangga dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (27/1).

Dia mengatakan SAI harus mengambil peran sebagai mitra pemerintah dalam aspek memastikan dan meningkatkan kinerja dan akuntabilitas dari lembaga sektor publik, serta efektivitas program dan kebijakannya. Kolaborasi antara Pemerintah dan SAI akan berperan penting dalam mendorong efisiensi, akuntabilitas, efektivitas, dan transparansi penyelenggaraan administrasi publik dan pelayanan publik. SAI juga memainkan peran strategis dalam kontribusinya pada implementasi program SDGs secara konsisten selama pandemi.

“Seperti yang kita semua pahami, implementasi agenda SDGs di tahun 2030 menjadi semakin mendesak, karena itu kita perlu mempertahankan fokus untuk menghindari dampak pandemi yang berkepanjangan dan multidimensi,” kata Airlangga.

Dalam pelaksanaan Presidensi G20 Tahun 2022, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger” sebagai tema sentral yang mengikat anggota G20 untuk bekerja dalam pendekatan yang kolaboratif dan inklusif. Mengenai dengan tema “recover stronger”, hal ini memiliki makna diberlakukannya kebijakan publik yang akuntabel, terutama pada masa krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena prioritas utama dalam pemulihan di masa pandemi ini adalah masyarakat yang berjuang untuk mempertahankan mata pencahariannya.

“Oleh karena itu, kerjasama dengan Lembaga Audit menjadi sangat penting. Untuk pertama kalinya dalam sejarah G20, Supreme Audit Institutions dari negara-negara anggota G20 bertemu dan membahas bagaimana tema “recover stronger” dapat diterjemahkan ke dalam berbagai kebijakan yang mendorong visi strategis ke depan dalam kerangka kerja untuk meningkatkan tata kelola di situasi pasca pandemi dan juga untuk mencapai target SDGs,” kata Airlangga.

Dalam pelaksanaan SAI 20, terdapat tiga kesepakatan yang diharapkan dapat dihasilkan, yakni menjajaki kemungkinan strategi dan pertukaran best practices mekanisme audit selama situasi krisis yang dapat mempercepat kebijakan pemulihan dengan tetap mengedepankan kehati-hatian.

Kemudian memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret dan dapat diterapkan Pemerintah dalam memastikan bahwa setiap mobilisasi keuangan untuk langkah pencegahan, kesiapsiagaan, dan respon di masa depan adalah risk-tolerance.

“SAI 20 harus berusaha untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan transparansi informasi non-keuangan, seperti kebijakan yang disematkan dengan prinsip  ESG (Environmental, Sustainability, and Governance), dalam mendukung transisi energi hijau,” ucapnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN