Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Airlangga Hartarto dalam dialog dengan penerima program Kartu Prakerja di Hotel Alila, Surakarta , Jumat 18/6/2021).

Menko Airlangga Hartarto dalam dialog dengan penerima program Kartu Prakerja di Hotel Alila, Surakarta , Jumat 18/6/2021).

Airlangga Minta Kartu Prekerja Lebih Mudah Diikuti Disabilitas

Jumat, 18 Juni 2021 | 20:34 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta agar program pelatihan Kartu Prekerja ke depan didesain untuk lebih mudah diikuti oleh penyandang disabilitas.

"Tadi, kita dengar cerita luar biasa, disabilitas yang harus menyesuaikan. Dari instruksi lisan (dalam pelatihan) diterjemahkan menjadi tertulis. Ini menjadi suatu catatan untuk program, sehingga ke depan ada beberapa program yang kita coba supaya lebih friendly untuk disabilitas, " ujar Airlangga usai dialog dengan penerima program Kartu Prakerja di Hotel Alila, Surakarta, Jumat (18/6/2021), seperti dikutip dari keterangan resmi.

Airlangga terkesan dengan perjuangan Anisa Kusuma Wardani, alumni program Kartu Prakerja dari Magelang. Dengan keterbatasanya sebagai penyandang disabilitas rungu wicara, Anisa dengan tekun mengikuti pelatihan yang diberikan.

Airlangga juga langsung meminta Direktur BNI untuk memberikan bantuan modal usaha berupa kredit usaha rakyat (KUR) untuk Anisa. Dengan dibantu penerjemah bahasa isyarat, Anisa bercerita dan menyatakan pendapatnya.

Bagi dia, Program Kartu Prakerja memiliki banyak manfaat. Sebab, dia mendapat wawasan dan pengetahuan baru tentang pekerjaan apa yang bisa dilakukan. Namun, dia memiliki hambatan. karena tidak ada penerjemah atau transkip yang bisa diakses.

Ketika mendapat penjelasan dalam pelatihan, Anisa mengaku sebatas membaca gerak bibir. Ini membuat dia kesulitan. Akhirnya, dia memakai aplikasi di handphone untuk mengubah suara menjadi teks, itupun masih ada hambatan.

Menurut dia, program Kartu Prakerja sudah bagus. Tetapi, akan lebih bagus lagi kalau ada akses untuk penyandang disabilitas seperti dirinya. Dengan demikian, materi yang disampaikan lebih bisa dipahami dan tak ada yang terlewat. Untungnya, ada sesi pelatihan yang disampaikan dengan visual praktik, sehingga dia masih bisa memahami.

Anisa adalah alumni Kartu Prakerja gelombang IV. Diia mengaku mendapat informasi tentang kartu prakerja dari teman-temannya dan dari media sosial. Dia telah mencoba sejak gelombang pertama dibuka dan baru lolos pada gelombang keempat.

Anisa mengikuti empat pelatihan, yakni aplikasi make up dasar, barista, jualan online, dan manajemen keuangan. Saat ini, Anisa bekerja menjadi pustakawan dan masih lanjut jualan online, seperti jilbab, mukena, dan pakaian. Dia masih menjadi reseller, namun ada beberapa produk yang coba dia kembangkan sendiri.
 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN