Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Airlangga: Penanganan Covid-19 Membaik Hampir di Seluruh Wilayah

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:31 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id  - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan terjadi perbaikan kondisi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Menurutnya, kasus aktif Covid -19 di Indonesia tercatat sekitar 0,5% dari total kasus di bawah rata-rata global. Di tingkat nasional, capaian Indonesia per 1 juta penduduk adalah 3,69% dibandingkan dengan negara lain seperti Singapura dengan 516 kasus, dan Inggris 589 kasus.

Dari evaluasi per pulau,  Pulau Sumatera memiliki recovery rate mencapai 95% dan fatality rate 35,6%.

“Bila dibandingkan pada 9 Agustus lalu, ini sudah turun 96%," kata Airlangga dalam konferensi pers usai rapar terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi, Sebin (18/10/2021).

Di Nusa Tenggara, recovery rate Covid -19 sudah mencapai 97% dengan fatality rate 2,34%. Di Kalimantan, recovery rate tercatat 96,27% dan fatality rate 2,6%. Maluku dan Papua mencapai 95,84%, dengan 1,75% fatality rate.

Menurutnya, kondisi di luar Jawa menunjukkan perbaikan signifikan untuk pandemi Covid-19. Sehingga kabupaten-kota di level 4 sudah mencatat nol kasus.

“Kemudian yang berada dalam PPKM level 1 sudah 77 kabupaten," ungkap Airlangga.

Dana

Membaiknya kondisi itu membuat Pemerintah akan menyesuaikan optimalisasi pemanfaatan dana 8% dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Selama ini, dana itu direalokasi untuk penanganan Covid-19. Seiring kondisi membaik, dana itu tidak lagi digunakan untuk penanganan Covid-19.

Di dalam rapat, kata Airlangga, ada usulan dari Menteri Keuangan terkait dengan optimalisasi pemanfaatan dana 8% dari DAU dan DBH yang biasanya digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Tadi diputuskan oleh bapak presiden dapat digunakan untuk tujuan lain,” kata Airlangga.

Dia menyampaikan realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 18 Oktober 2021 sudah mencapai Rp 428,21 triliun atau 57,5% dari pagu anggaran Rp 744,77 triliun.

“Terkait dengan perkembangan program PEN kami laporkan bahwa sudah Rp 428,21 triliun atau pagunya sudah 57,5% dari pagu Rp 744,77 triliun,” beber Airlangga.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN