Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ist)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ist)

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Ada di Tren Positif

Rabu, 18 November 2020 | 16:45 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2020 diperkirakan berada dalam tren positif. Asumsi ini didasarkan pada kondisi perekonomian kuartal II dan III-2020 yang menunjukkan adanya perbaikan, meskipun masih mengalami kontraksi. Pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi minus 3,49%, lebih baik dari kuartal II-2020 yang minus 5,32%.

"Kami berharap di kuartal IV nanti bisa minus 1,6% sampai dengan 0,6%. Kalau kita lihat juga pertumbuhan kuartal ke kuartal 5,05%. Sehingga kalau ini bisa dipertahankan, di Desember akan positif," kata Airlangga dalam acara Jakarta Food Security Summit 5 yang berlangsung secara virtual pada Rabu (18/11).

Airlangga mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan belanja pemerintah hingga akhir tahun untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Sebab, pada kuartal III kemarin sudah mengalami pertumbuhan 9,5%.

Meski demikian, Airlangga mengingatkan bahwa upaya mendorong pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetap membutuhan sinergi dengan pihak-pihak terkait.

"Kami menunggu dari sektor swasta dalam bentuk investasi. Kalau investasi meningkat, kita yakin bahwa di kuartal IV akan lebih baik," ungkap Airlangga.

Dia mengungkapkan, indikator positif juga terlihat dari kondisi neraca perdagangan Januari-Oktober yang surplus US$ 17,07 miliar. Surplus didorong oleh sektor nonmigas yang berperan hingga US$ 22,2 miliar, meskipun neraca migas masih defisit US$5,1 miliar.

Airlangga mengatakan, Pemerintah melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) juga melakukan penanganan di sektor kesehatan dan ekonomi secara seimbang. Dari sisi kesehatan, pemerintah terus menggencarkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Di saat yang sama, pemerintah juga terus melakukan mengintensifkan tes dan tracing Covid-19. Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran PEN sebesar Rp 695,2 triliun untuk menangani seluruh sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Program PEN akan dilanjutkan di tahun 2021 dengan anggaran Rp 356,5 triliun.

Dengan sejumlah langkah ini, laju pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa terus pulih hingga tahun 2021. “Kalau kita lihat, di tahun 2021 berbagai lembaga menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia positif dari pemerintah sendiri outlooknya di 5%,” ucap Airlangga.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN