Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Apartemen LRT City-Eastern Green, Bekasi yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti (ADCP).

Apartemen LRT City-Eastern Green, Bekasi yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti (ADCP).

Anak Usaha Adhi Karya Optimistis Penjualan Hunian TOD Tumbuh 120% 

Rabu, 3 November 2021 | 10:03 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Adhi Commuter Properti (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI), optimistis penjualan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang menempel dengan stasiun LRT Jabodebek tumbuh 120% pada akhir 2021.

"Untuk marketing sales sampai akhir 2021 kami proyeksikan tumbuh sekitar 120% dibandingkan tahun lalu dan kami optimistis dapat diraih," kata Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Rizkan Firman dalam pernyataan resmi yang diterima Investor Daily, Rabu (3/11).

Apalagi, pembangunan proyek ADCP sejauh ini masih berjalan sesuai target. Terbukti, per September 2021, ADCP telah melakukan serah terima 4 proyek yaitu Tower 1 LRT City Bekasi - Eastern Green, Tower 1 LRT City MTH, Tower 1 LRT City Jatibening dan Tower 1 LRT City Sentul.

Optimisme tersebut, lanjut Rizkan, juga ditopang dari dampak positif perkembangan pengerjaan LRT Jabodebek yang tercermin dari kinerja marketing sales pada kuartal III-2021 lalu yang tumbuh signifikan sebesar 155%.

Perolehan ini berasal dari 11 proyek perusahaan yang sedang dikembangkan yaitu LRT City Bekasi – Eastern Green, LRT City Bekasi-Green Avenue, LRT City Jatibening, LRT City MTH, LRT City Tebet, LRT City Ciracas, LRT City Cibubur, LRT City Sentul, Adhi City Sentul, Grand Central Bogor- Member of LRT City, Cisauk Point Member of LRT City, dan Oase Park- Member of LRT City.

Operasional kereta LRT Jabodebek (Jakarta-Bogor–Depok–Bekasi) juga semakin dekat menyusul datangnya rangkaian kereta atau trainset di Stasiun Harjamukti Cibubur yang pada Minggu (17/10) lalu.

Rangkaian kereta ini menjadi kereta terakhir sejak pengiriman pertama pada Oktober 2019. Uji beban terhadap infrastruktur prasarana LRT Jabodebek juga sudah dilaksanakan, sehingga hal ini memberi dampak positif pada pengembangan dan kinerja.

Rizkan meyakini, komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan konsumen dengan menyelesaikan proyek hunian tepat waktu bakal menjadi faktor penting yang mendorong kinerja perusahaan. Karena itu, pihaknya berani memasang target tinggi hingga akhir tahun nanti.

LRT City Ciracas, misalnya. Proyek tersebut kini dalam masa pengerjaan sky bridge sebagai penghubung langsung antara stasiun LRT Ciracas dan area komersial. Begitu juga dengan proyek LRT City Bekasi- Green Avenue yang berlokasi persis di samping stasiun LRT Bekasi, kini sedang mengembangkan plaza dan area komersial termasuk fasilitas pendukung lainnya.

Rizkan optimistis, proyeksi operasional LRT Jabodebek yang semakin jelas akan memebuat kinerja penjualan perusahaan semakin moncer karena benefit hunian TOD yang secara kualitas hidup dan ekonomis lebih menguntungkan semakin dapat dipahami.

Senada, Direktur Pengembangan Bisnis ADCP Rozi Sparta juga mengatakan, Adhi Karya sebagai induk usaha sudah melaksanakan tes beban jembatan terpanjang yang melintas di atas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) selepas rangkaian ke-31 atau trainset terakhir kereta LRT datang.

Menurut dia, uji beban tersebut menandakan bahwa ADHI siap untuk mengoperasikan kereta LRT Jabodebek. "Ini sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat yang hendak memiliki hunian konsep TOD yang berjarak nol kilometer dari stasiun LRT,” ujar Rozi.

Untuk diketahui, ADCP sebagai pengembang properti terintegrasi dengan transportasi massal pertama dan terbesar di Indonesia memiliki lini bisnis yang mencakup bisnis properti (apartemen), real estate (rumah tapak), dan pengelolaan hotel, restoran, serta perkantoran.

Ke depan hunian konsep TOD diyakini akan menjadi gaya hidup di Indonesia sebagaimana yang sudah berkembang di Hong Kong, Tokyo, Singapura, Beijing, Shanghai, Filipina, dan Kopenhagen.

Menurut Rozi, TOD merupakan strategi perencanaan dan desain untuk mencapai pembangunan perkotaan yang padu, sekaligus wadah integrasi aktivitas yang terdapat di berbagai sektor properti yang dapat saling bersinergi.

"Di konsep TOD ini tersedia hunian, kantor, dan hotel yang terletak di dalam satu area, bersamaan dengan keberadaan restoran, pusat perbelanjaan, pusat entertainment yang dapat diakses penghuni perumahan, pekerja, dan orang yang beraktivitas di kawasan tersebut," tutupnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN