Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peresmian reaktivasi angkutan logistik kereta api dari Terminal Petikemas Surabaya ke Stasiun Kalimas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (3/6/2021). Foto: Istimewa

Peresmian reaktivasi angkutan logistik kereta api dari Terminal Petikemas Surabaya ke Stasiun Kalimas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (3/6/2021). Foto: Istimewa

Angkutan Logistik KA Jalur TPS-Stasiun Kalimas Beroperasi Lagi

Kamis, 3 Juni 2021 | 20:05 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - Layanan angkutan logistik kereta api (KA) jalur Terminal Petikemas Surabaya (TPS)-Stasiun Kalimas di kawasan pelabuhan Tanjung Perak Surabaya resmi beroperasi lagi Kamis (3/6/2021).

Pengoperasian kembali jalur tersebut setelah 4 perusahaan yakni TPS, BMC Logistics, PT Krakatau Jasa Logistik (KJL) dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) duduk bersama dan sepakat menandatanganan Nota Kesepahaman Bersama/Memorandum of Understanding (MoU) pada 29 April 2021 lalu. Sesuai MoU itu, disepakati kerja sama dalam kegiatan pengangkutan petikemas dari dan ke TPS dengan moda transportasi kereta api.

Direktur Utama TPS Dothy menyatakan, pengoperasian angkutan logistik kereta api dapat memberikan nilai lebih untuk industri logistik dan kepelabuhanan nasional yang lebih berdaya saing.

“Kerja sama ini juga merupakan upaya dalam mendukung program Kementerian BUMN untuk terus bersinergi dalam hal ini sinergi antara KAI dan Pelindo III,” katanya di sela peresmian layanan angkutan logistik kereta api jalur TPS- Stasiun Kalimas di Surabaya, Kamis (3/6/2021).

Peresmian reaktivasi angkutan logistik kereta api dari Terminal Petikemas Surabaya ke Stasiun Kalimas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (3/6/2021). Foto: Istimewa
Peresmian reaktivasi angkutan logistik kereta api dari Terminal Petikemas Surabaya ke Stasiun Kalimas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (3/6/2021). Foto: Istimewa

Dalam kesempatan itu, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, jalur kereta api yang terintegrasi dengan terminal petikemas ini akan memberikan kemudahan bagi pemilik barang atau pelaku usaha angkutan logistik yang akan mengirimkan barang dari dan menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Didiek berharap TPS yang terintegrasi kembali dengan angkutan kereta api dapat berkontribusi terhadap kemajuan angkutan logistik nasional yang efektif, efisien, dan dapat mengurangi beban logistik di jalan raya.

“Reaktivasi jalur kereta api yang terintegrasi dengan TPS selaras dengan visi KAI yaitu menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo III Boy Robyanto menyebut penggunaan jalur kereta api di TPS diharapkan mampu mendukung kelancaran arus distribusi barang baik yang menuju pelabuhan maupun keluar dari pelabuhan. Menurutnya, penggunaan kereta api dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang terjadi di jalan raya.

“Penggunaan kereta api diharapkan mampu mempercepat pergerakan barang dikarenakan memiliki jalur khusus yang bebas dari hambatan,” ungkapnya.

Boy menambahkan, selain di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya jalur kereta api juga terdapat di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Jalur tersebut berada di area Terminal Perikemas Semarang yang terhubung dengan Stasiun Tawang.

“Kami berharap setelah reaktivasi jalur kereta api di Terminal Petikemas Surabaya yang merupakan bagian dari Pelabuhan Tanjung Perak, dapat segera disusul dengan reaktivasi jalur kereta api lainnya seperti yang ada di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang,” katanya.

Jalur Terminal Petikemas Surabaya-Stasiun Kalimas kembali diaktifkan setelah terakhir beroperasi pada 30 Maret 2016. KAI telah melakukan berbagai persiapan sebelum jalur itu dinyatakan laik operasi, diantaranya pembongkaran material yang menutupi jalan rel, penggantian wesel dan bantalan rel baru, serta memperbaiki posisi rel.

Usai dilakukan proses reaktivasi, TPS memiliki 2  jalur kereta api yang masing-masing mampu mengakomodir angkutan KA barang petikemas dengan rangkaian 10 GD, sehingga total kapasitas muat TPS adalah 20 GD berkapasitas 40 TEUs.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN