Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Foto ilustrasi: IST

Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Foto ilustrasi: IST

AP I Catat Kenaikan Tren Pergerakan Penumpang

Minggu, 6 Juni 2021 | 18:22 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Angkasa Pura I/AP I (Persero) mencatat arus penumpang rata-rata di atas 105.000 penumpang per selama periode 18-31 Mei 2021 atau setelah berakhirnya larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Jumlah ini naik sekitar 40% di atas rata-rata arus penumpang harian pada periode 1 Januari - 5 Mei 2021 yang sebesar 74.589 pergerakan penumpang.

Vice President Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan mengatakan, pihaknya berharap agar destinasi pariwisata dapat mulai dibuka secara bertahap setelah masa libur Idul Fitri 2021 yang tentunya dengan penerapan protokol kesehatan ketat sehingga dapat mendorong peningkatan arus di bandara-bandara AP I.

"Hal ini seiring dengan upaya pemerintah yang telah membekali pelaku usaha di sektor pariwisata terkait penerapan protokol kesehatan melalui sertifikasi cleanliness, health, safety,  and environment sustainability atau CHSE," ujar Handy Heryudhitiawan dalam keterangan resmi dikutip Minggu (6/6).

Adapun AP I mencatat arus penumpang sebesar 2,29 juta pergerakan penumpang di 15 bandara kelolaan pada Mei 2021 atau turun 13,1% dibanding April 2021 yang sebesar 2,63 juta pergerakan penumpang.

Sementara itu, arus pesawat pada Mei lalu sebesar 23.837 pergerakan pesawat atau turun 21,3% dibanding lalu lintas pada April yang mencapai 30.317 pergerakan pesawat. Arus kargo pada Mei sebesar 29,05 juta kilogram atau turun 18,2% dibanding arus pada April yang mencapai 35,54 juta kilogram.

"Kebijakan peniadaan mudik yang diterapkan pemerintah pada awal hingga pertengahan Mei lalu berdampak kepada penurunan traffic penerbangan. Hal ini menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam membatasi mobilitas masyarakat melalui pesawat udara untuk menekan potensi penyebaran Covid-19," ujar Handy.

Adapun lalu lintas penumpang tertinggi pada Mei lalu terdapat di Bandara Sultan Hasasuddin, Makassar yang sebesar 525.507 pergerakan penumpang. Sedangkan, lalu lintas penumpang tertinggi kedua terdapat di Bandara Juanda, Surabaya dengan trafik sebesar 508.305 pergerakan penumpang dan arus tertinggi ketiga terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dengan trafik sebesar 270.504 pergerakan penumpang.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN