Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bandar Udara Internasional Lombok. ( Foto: Istimewa )

Bandar Udara Internasional Lombok. ( Foto: Istimewa )

AP I Perpanjang Landas Pacu Bandara Lombok Praya

Kamis, 19 November 2020 | 17:39 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mulai melakukan perpanjangan dan pengerasan landasan pacu Bandara Lombok Praya untuk mendukung pengembangan pariwisata Mandalika dan penyelenggaraan MotoGP 2021. Hal ini dilakukan menyusul proyek perluasan terminal Bandara Lombok yang sudah dimulai sejak awal 2020.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi menjelaskan, perpanjangan landas pacu yang dilakukan yaitu dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan landas pacu dengan meningkatkan nilai pavement classification number (PCN) dari 56 menjadi 64. Dengan spesifikasi panjang landasan dan tingkat PCN itu aka landasan Bandara Lombok Praya dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar sekelas B777 dan pesawat kargo peserta MotoGP.

"Angkasa Pura I sangat mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021, dan pengembangan pariwisata Lombok secara umum melalui pengembangan kapasitas Bandara Lombok menjadi pintu gerbang bagi turis internasional, nantinya ketika penerbangan internasional sudah dibuka, dan turis domestik," ujar Faik Fahmi dalam keterangan resmi, Kamis (19/11).

Proyek perpanjangan landasan ini, lanjut Faik Fahmi, ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021 setelah perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021. Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter persegi dari luas saat ini yang hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun.  Hingga pertengahan November 2020, progres perluasan terminal penumpang Bandara Lombok Praya telah mencapai 62%.

Selain perpanjangan dan pengerasan landasan yang baru mulai dilakukan, pada triwulan 4 tahun ini lanjut Faik, akan dilakukan pembuatan rapid exit taxiway (RET), parallel taxiway timur dengan luas 865 meter x 23 meter, dan perluasan apron menjadi 136.300 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 108.100 meter persegi. Dengan apron seluas 136.300 meter persegi, maka apron dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan fasilitas kargo dan pembangunan waving gallery, serta perluasan parkir penumpang.

Adapun fasilitas kargo yang dikembangkan, yaitu pembuatan jalan akses kargo sepanjang 1.500 meter dan perluasan pelataran kargo menjadi 6.000 meter persegi dari 3.566 meter persegi.  Sedangkan pembuatan RET, parallel taxiway timur, perluasan apron, pemgembangan fasilitas kargo, pembangunan waving gallery, dan perluasan parkir penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2021. 

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN