Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Soekarno-Hatta berada di peringkat 18 besar bandara dengan jumlah penumpang paling banyak di dunia  Foto: dok. Angkasa Pura II

Soekarno-Hatta berada di peringkat 18 besar bandara dengan jumlah penumpang paling banyak di dunia Foto: dok. Angkasa Pura II

AP II Dapat Penambahan PMN Rp881 Miliar

Senin, 27 Juli 2020 | 19:25 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mendapatkan penambahan penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 881 miliar.

Hal tersebut sebagaimana ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 38 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Pemerintah (Persero) PT Angkasa Pura II. Beleid itu ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 16 Juli 2020.

Pertimbangan penambahan PMN bagi AP II, menurut PP 38/2020, adalah untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha AP II.

"Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud pasal 1 sebesar Rp 881.022.753.453," ungkap pasal 2 ayat 1 PP 38/2020, dikutip pada Senin (27/7).

Pasal 2 ayat 2 melanjutkan, penambahan penyertaan modal negara itu berasal dari pengalihan barang milik negara (BMN) pada Kementerian Perhubungan yang pengadaannya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 1998/1999, 2001, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, dan 2017.

Salah satu BMN yang dialihkan menjadi penyertaan modal negara bagi AP II ialah hasil pekerjaan satuan kerja bandar udara Medan baru di Bandara Kualanamu, Medan tahun anggara 2010 dan 2011 senilai Rp 62,31 miliar.

"Peraturan pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," ungkap pasal 3 PP 38/2020.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN