Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bandara Soetta. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Bandara Soetta. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

AP II Siapkan Terminal 4 Soetta Jadi Terminal Penumpang Terbesar

Thresa Sandra Desfika, Senin, 30 Desember 2019 | 21:41 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) menyiapkan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang menjadi terminal penumpang pesawat terbesar di Indonesia dengan kapasitas 40 juta penumpang per tahun.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menjelaskan, pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta ditargetkan mulai dilakukan pada pertengahan 2021 dan selesai pada awal 2024.

"Pembangunan secara fisik baru akan dilakukan pada 2021 dan tuntas pada awal tahun 2024. Terminal 4 ini nantinya menjadi terminal penumpang pesawat terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 40 juta penumpang per tahun,” ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (29/12).

Muhammad Awaluddin. Foto: IST
Muhammad Awaluddin. Foto: IST

Sebelum dilakukan pengerjaan konstruksi, AP II menggelar proses perancangan Terminal 4. Proses tersebut akan dilakukan oleh KSO Karya Bersama Nusantara yang merupakan pemenang pelelangan perencanaan Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta. KSO itu terdiri dari PT Bina Karya, Yooshin Engineering Corporation, PT LAPI Divusi.

Awaluddin menuturkan, perancangan Terminal 4 ini dijalankan dalam waktu 18 bulan ke depan yang mencakup desain perencanaan teknis, struktur pembiayaan/financing, dan desain penataan keseluruhan operasional terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Awaluddin menekankan, perumusan desain Terminal 4 akan mengakomodir masukan dari berbagai stakeholders, seperti regulator, maskapai, dan pihak pendukung operasional bandara lainnya melalui sejumlah kegiatan, termasuk focus group discussion (FGD).

“Terminal 4 harus mengakomodir kebutuhan di masa depan karena dibangun pada 2020 dan baru dibuka pada 2024. Kita tidak bisa berpikir apa yang dibutuhkan sekarang, tetapi harus memprediksi dengan tepat apa yang dibutuhkan traveller dan industri penerbangan pada 2024 sehingga Terminal 4 dapat sangat diandalkan dalam meningkatkan konektivitas udara di Indonesia,” ujar Muhammad Awaluddin.

Dia melanjutkan, konsep Terminal 4 mengarah ke advanced technology dengan konsep smart environment, smart mobility, dan smart security. Konsep smart environment itu harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia dan tidak harus meniru mentah apa yang diterapkan di luar negeri.

Terkait dengan smart mobility, Terminal 4 bakal banyak menyediakan self-check in counter, self baggage drop, serta mendukung teknologi lain, seperti mobile check-in dan fasilitas lain sesuai dengan tren traveler saat ini yang lebih memilih memproses keberangkatan penerbangan secara mandiri ketimbang harus datang ke konter check-in. Sedangkan, dengan smart security, Terminal 4 akan mengimplementasikan smart CCTV serta full body scanner x-ray dan peralatan keamanan terkini lain.

Di samping itu, Muhammad Awaluddin juga menekankan, pembangunan Terminal 4 harus mudah dan siap mengakomodasi infrastruktur teknologi informasi terkini dan mengantisipasi dinamisnya perkembangan teknologi ke depannya.

“Setiap teknologi harus dengan mudah dan murah digunakan supaya Terminal 4 dapat mengakomodir kebutuhan traveller dan beroperasi secara efektif,” jelas Muhammad Awaluddin. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN