Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
JAMALUL IZZA,  CEO PT MEDIA LINTAS DATA/KETUA  UMUM  APJII

JAMALUL IZZA, CEO PT MEDIA LINTAS DATA/KETUA UMUM APJII

APJII Siap Dukung Percepatan Pemerataan Internet di Pelosok Desa

Senin, 26 Oktober 2020 | 13:01 WIB
Totok HS (totok_hs@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan kesiapannya mendukung program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mengakselerasi ketersediaan internet di 12.500 desa yang belum terkoneksi.

“APJII sangat berharap bahwa program internetisasi pemerintah ini dapat disalurkan melalui anggota kami, khususnya melalui penyelenggara skala kecil yang berada di garda terdepan di pelosok desa sehingga sekaligus menumbuhkembangkan ekosistem industri digital secara lebih merata,” kata Ketua Umum APJII Jamalul Izza dalam gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJII 2020, Minggu (25/10).

Agenda tahunan bagi organisasi internet terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 15 Mei 1996 ini diselenggarakan secara daring. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn), Moeldoko turut hadir dalam pembukaan Rakernas APJII. Dalam sambutannya, mantan panglima TNI ini mengapresiasi langkah APJII untuk turut serta dalam usaha pemerataan akses internet di Indonesia.

Jamalul Izza menjelaskan, proses penyelenggaraan Rakernas yang dilakukan online merupakan kali pertama dalam sejarah berdirinya APJII. “Penyelenggaraan Rakernas 2020 secara daring ini, tentu saja tidak ada yang pernah membayangkan. Ini merupakan hal di luar tradisi APJII, sebuah keputusan yang sulit namun tetap harus diambil,” kata Jamal.

 

Momentum

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi seluruh aspek kehidupan. Meski begitu, menurut Jamal, tidak sedikit juga yang mendapatkan efek positif. Salah satunya adalah bahwa saat ini akses internet menjelma menjadi suatu kebutuhan yang penting dan prioritas bagi hampir seluruh masyarakat.

“Sisi positifnya adalah di mana trafik internet IX (Internet Exchange) APJII tumbuh lebih dari dua kali lipat dari 400 Gbps pada Desember 2019 menjadi 850 Gbps pada September 2020. Pertumbuhan trafik IX tersebut, juga disebabkan meningkatnya trafik internet sebagian anggota APJII,” jelasnya.

Kendati demikian, APJII adalah organisasi internet yang memayungi lebih dari 500 anggota penyelenggara internet yang masing-masing memiliki skala bisnis yang berbeda-beda, mulai dari perusahaan besar sampai dengan perusahaan kecil. “Dalam kondisi seperti ini, APJII harus hadir juga bagi anggota yang memiliki bisnis skala kecil,” ujarnya menekankan.

Lebih gamblang Jamal berujar, bagi perusahaan internet service provider (ISP) yang memiliki skala besar, lonjakan kebutuhan internet ini langsung disambut dengan berbagai pengembangan infrastruktur dan layanan. Namun, bagi penyelenggara skala kecil, sebagian besar hanya bisa menjadi penonton karena kurangnya fleksibilitas permodalan dan pilihan teknologi.

“Ironisnya, penyelenggara skala kecil inilah yang menjadi garda terdepan karena mayoritas dari mereka melayani kebutuhan Internet di rural area dan perdesaan, di mana menurut penyelenggara skala besar dan menengah skala ekonominya belum mencukupi untuk penggelaran layanan. Di sisi lain, memang masih banyak daerah Indonesia yang belum terjamah Internet,” terang dia.

Oleh karena itu, program internetisasi yang dijalankan pemerintah layak disalurkan melalui anggota APJII, khususnya melalui penyelenggara skala kecil yang berada di garda terdepan di pelosok desa. Sehingga sekaligus menumbuhkembangkan ekosistem industri digital secara lebih merata.

Editor : Totok Subagyo (totok_hs@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN