Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey. Sumber: BSTV

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey. Sumber: BSTV

JIKA PSBB DIPERKETAT

Aprindo Minta Mall, Ritel Modern, Restoran Dikecualikan

Selasa, 15 Desember 2020 | 19:01 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta pemerintah mengecualikan mall, ritel modern, dan restoran apabila hendak menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengatakan, pelaku usaha mendukung kebijakan pemerintah mencegah gelombang kedua kasus positif Covid-19, tetapi pemerintah juga mesti membuat kebijakan yang tidak kembali menggerus omzet pelaku usaha mall, ritel modern, dan restoran.

Di samping itu, dia menilai pembatasan operasional mall, ritel modern, dan restoran tidak sesuai karena selama ini ketiganya bukan klaster penyebaran pandemi.

"Mall dan ritel bukan klaster pandemi. Karena yang berkunjung ke ritel dan mall masih sangat terbatas di PSBB transisi ini, bukan kerumunan atau keramaian. Selain itu, kita komit dan juga terus menjalankan protokol kesehatan," kata Roy kepada Investor Daily, Selasa (15/12).

Roy pun berharap pemerintah tidak lagi membatasi jam operasional ketiga tempat itu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut B Pandjaitan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperketat kebijakan bekerja dari rumah (work from home) hingga 75%.

Dia juga meminta Anies untuk meneruskan kebijakan pembatasan jumlah orang dan jam operasional di tempat makan, mall, dan tempat hiburan hingga pukul 19.00.

Roy berharap pernyataan Luhut bertujuan bukan untuk memperketat PSBB, tetapi untuk membuat masyatakat meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dia juga berharap supaya pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan, seperti berkerumum, mendapatkan sanksi yang tegas dari pemerintah.

"Kami berharap lebih kepada poin-poin itu. Kalaupun ada pengetatan silakan saja, itu kebijakan dan kewenangan pemerintah. Tapi khusus mall, ritel, dan restoran, kami berharap pemerintah tidak memperketat dan membatasi jam operasional, karena itu tadi, kami komit dan konsisten melakukan peotokol kesehatan dan kami bukan klaster penyebaran pandemi Covid-19," tegas Roy.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN