Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Arsjad Rasjid Foto: Indika Energy

Arsjad Rasjid Foto: Indika Energy

Arsjad Rasjid: Upaya Pemulihan Ekonomi On The Track

Kamis, 27 Mei 2021 | 11:56 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid mengapresiasi upaya pemerintah memulihkan sektor kesehatan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Arsjad yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, periode 2021-2026 menilai  langkah-langkah  yang ditempuh pemerintah  memulihkan ekonomi nasional sudah berada di jalur yang tepat (on the track).

“Pertumbuhan ekonomi kita bergerak  di jalur yang benar.  On the track. Perkembangannya  sesuai yang diharapkan pemerintah dan  dunia usaha. Momen Ramadan dan Lebaran juga menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi pada Kuartal II-2021,” kata Arsjad di Jakarta,  Kamis (27/5/2021).

Ia mengatakan,  pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada Kuartal I - 2021 minus 0,74% secara tahunan (year on year/yoy), patut disyukuri karena tercapai di tengah masa pandemi yang masih melanda Indonesia.

“Kontraksi pada Kuartal I - 2021 makin mengecil. Ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi kita semakin nyata. Saya meyakini bahwa ekonomi kita sedang menuju ke arah positif," jelasnya.

Menurut Arsjad, bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Kuartal I - 2021, PDB nasional masih terkontraksi sebesar 0,74% secara tahunan. Namun,  angka itu membaik dibandingkan Kuartal IV -  2020 yang mencatatkan minus 2,19% dan lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu 2,9%.

Faktor positif lainnya, jelas dia, adalah  sejumlah lapangan usaha mengalami pertumbuhan  positif, yaitu Informasi dan Komunikasi sebesar 8,72%; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 5,49%; dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 3,64%.
Bertitik tolak dari  data  BPS, Arsjad optimistis pada Kuartal II -  2021 pertumbuhan ekonomi  akan semakin  ekspansif,  dengan perkiraan awal berada pada kisaran 5,0-7,0% (yoy) seiring makin masifnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19, baik yang dilakukan pemerintah maupun Kadin.  

Kadin, lanjutnya, sejak tanggal 18 Mei 2021 telah  memulai  Program Vaksinasi Gotong Royong untuk Pekerja, yang diresmikan pelaksanaannya oleh Presiden Joko Widodo di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.  

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, vaksin Gotong Royong untuk Pekerja berbeda  dari vaksin yang dipakai dalam program pemerintah.

Vaksin yang  digunakan Kadin  pada program vaksinasi Gotong Royong untuk Pekerja adalah merek  Sinopharm dari Tiongkok dan  Moderna dari Amerika Serikat.

“Program vaksinasi Gotong Royong  sebagai game changer.  Vaksinasi menjadi salah satu faktor penting dalam  menstimulasi aktivitas ekonomi dan sosial,  dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat," katanya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN