Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung baru Sekretariat ASEAN ditargetkan rampung Maret 2019

Gedung baru Sekretariat ASEAN ditargetkan rampung Maret 2019

Asean Serukan Pengurangan NTMs untuk Kemudahan Arus Barang Esensial

Kamis, 30 Juli 2020 | 08:25 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id - Pertemuan Association of Southeast Asian Nations High Level Task Force on Economic Integration (Asean HLTF-EI) ke-38 yang berlangsung Selasa (28/7) menekankan perlunya langkah segera dalam pengurangan non-tariff measures (NTMs). Ini terutama dimaksudkan untuk kemudahan lalu lintas barang-barang esensial di kawasan Asean.

Langkah itu sebagai bagian implementasi Ha Noi Plan of Action on Strengthening Asean’s Economic Cooperation and Supply Chain Connectivity in Response to Covid-19. Selain itu juga merupakan salah satu butir rekomendasi dari pertemuan virtual yang dipimpin oleh Permanent Secretary of the Ministry of Trade and Industry Singapura Gabriel Lim, dan dihadiri oleh seluruh pemimpin HLTF-EI dari 10 negara Asean tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Affandi Lukman selaku Ketua HLTF-EI Indonesia secara khusus menyampaikan beberapa hal yang dapat dilakukan Asean dalam proses pemulihan ekonomi.

Beberapa hal itu di antaranya adalah transformasi ekonomi menuju digitalisasi khususnya bagi UMKM; peningkatan pemanfaatan penggunaan tanda tangan dan stempel elektronik SKA Form D melalui Asean Single Window, terlebih untuk masa pembatasan sosial; dan mendorong pengaturan Asean travel corridors dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Selain itu memastikan penandatangan RCEP tahun 2020 untuk meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Rizal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7).

Kemudian, lanjut dia, pertemuan ini juga memberikan beberapa rekomendasi lainnya, yakni pertama, mendorong implementasi tepat waktu program prioritas di bawah kepemimpinan Vietnam. Kedua, memberi arahan agar semua pihak di bawah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ikut serta dalam proses Mid Term Review (MTR) Cetak Biru MEA 2025.

Ketiga, memperhatikan proses penyusunan Asean Post 2025 secara seksama, yang pada substansinya mengacu pada hasil MTR dan memperhatikan pengalaman dari pandemi Covid-19, serta memiliki mekanisme koordinasi yang baik antar tiga pilar ASEAN.

Empat, menginstruksikan agar lembaga terkait di bawah MEA memberi masukan terhadap dokumen Consolidated Strategy on the 4.0 IR for Asean. Dan kelima, perlunya peningkatan engagement dengan Inggris, dan perlunya meninjau kembali tingkat ambisi Asean dalam Free Trade Agreements (FTAs).

HLTF-EI merupakan Working Group Think-tank Asean Economy yang terdiri atas para pejabat senior ekonomi dari masing-masing negara anggota Asean. Tugasnya untuk mengambil keputusan strategis terhadap isu-isu tertentu, serta memberikan rekomendasi kepada para Menteri Ekonomi Asean atas persoalan-persoalan yang menghambat ekonomi dan implementasi cetak biru MEA 2025.


 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN