Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang petani menyemprot pengendali hama. Foto ilustrasi: aspphami.or.id

Seorang petani menyemprot pengendali hama. Foto ilustrasi: aspphami.or.id

Aspphami Dorong Pemanfaatan Sistem Berbasis Digital untuk Kendalikan Hama

Ridho Syukra, (elgor)  Kamis, 23 Januari 2020 | 19:41 WIB

JAKARTA, investor.id - Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) bersama perusahaan teknologi informasi dan komunikasi asal Malaysia, Datum menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi melalui integrasi sistem berbasis digital dalam bisnis sektor jasa pengendalian hama.

Penandatanganan PKS ini dilakukan dalam perhelatan Pra Musyawarah Nasional Aspphami yang dilaksanakan di Swiss Belhotel Airport, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Sedangkan Munas Aspphami rencananya akan digelar di Bali pada 15-17 April 2020 mendatang.

Ketua Bidang Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, Pelatihan dan Usaha Aspphami Ida Rosyidah mengatakan saat ini hanya ada di Malaysia yang bisa memenuhi kebutuhan integrasi sistem berbasis digital untuk pengendalian hama.

Perusahaan IT Indonesia belum ada yang bisa memenuhi kebutuhan integrasi sistem untuk bisnis pengendalian hama.

Saat ini, perusahaan perusahaan pengendalian hama terutama yang UKM perlu didorong untuk memanfaatkan teknologi yang terjangkau untuk mendorong bisnis, mendapatkan pasar dan menghadapi persaingan dengan pemain besar di sektor pengendalian hama.

“Integrasi sistem berbasis digital yang diperlukan adalah memasarkan, mengelola, mengukur dan mengembangkan dan semua aspek akan melibatkan teknologi sampai kepada sistem penjadwalan perusahaan database, otomatisasi, pengukuran hingga sistem layanan,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Kamis (23/1).

Ketua Umum Aspphami Boyke Arie Pahlevi mengatakan persaingan usaha pest control/pengendalian hama di Indonesia saat ini bukan hanya sebatas pada bagaimana mendapatkan pasar tetapi juga pada tingkat persaingan sistem integrasi digital.

Pemain besar pest control di Indonesia sedang aktif dan memasarkan secara massive sistem digital pest control kepada pengguna jasa.

Ia memproyeksikan dalam waktu dekat, pasar pest control akan bergeser dari pasar yang menggunakan jasa konvesional ke pasar yang menggunakan jasa pest control berbasis digital.

CEO Datum, Davis mengatakan saat ini sistem integrasi digital sudah banyak digunakan oleh perusahaan pest control di Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Indonesia merupakan pasar yang cukup menjanjikan untuk bisnis pest control dan bisa segera diterapkan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN