Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu armada pesawat Garuda. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Salah satu armada pesawat Garuda. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Atasi Penyelundupan, Garuda akan Perketat Aturan Kargo

Triyan Pangastuti, Selasa, 3 Desember 2019 | 22:49 WIB

JAKARTA, investor.id - Vice President Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero) Ikhsan Rosan mengatakan, pihaknya akan memperketat peraturan kargo dan bagasi penumpang. Langkah manajemen tersebut terkait dengan adanya kasus penyelundupan komponen suku cadang Harley Davidson dan dua sepeda Brompton.

"Kami pasti melihatnya, ada hal-hal yang harus diperbaiki ke depan dalam kaitan prosedur," ujar Ikhsan di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Selasa (3/12).

Dia mengatakan kasus penyelundupan onderdil sepeda motor dilakukan oleh karyawannya, sehingga tanggung jawab akan diserahkan kepada pemiliknya dan bukan tanggung jawab maskapai.

Di sisi lain, pihaknya telah memberikan informasi kepada penumpang terkait aturan kepabeanan, sehingga barang ilegal yang masuk tanpa sepengetahuan akan menjadi tanggung jawab pemilik barang. Meski karyawan, harus mengikuti aturan yang berlaku dan akan memenuhi aturan kepabeanan internasional.

“Jadi tanggung jawab masing-masing penumpang bukan pesawat pengangkut sepanjang pesawat pengangkut sudah sampaikan informasi kepabeanan yang berlaku di daerah tujuan. Nah, sama juga berlaku di pesawat ini, bahwa seluruh penumpang disitu kita sudah sampaikan aturan tentang kepabeanan yang berlaku baik kota asal maupun kota tujuan,” papar Ikhsan.

Dia mengakui bahwa dalam maskapai terdapat beberapa direksi dan petugas on board melakukan serah terima pesawat terbaru yakni pesawat terbaru Garuda, A 330-900 Neo, yang terbang dari Perancis dan tiba di Hanggar Garuda Maintananve Facility (GMF) di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (17/11). Meski begitu ia menegaskan bahwa barang tersebut bukanlah milik direksi.

“Bukan (milik direksi), jadi dia petugas yang memang menjemput pesawat dari sana. Jadi dia petugas on board di pesawat, bukan penumpang komersial karena itu kan pesawat ferry flight, jadi dia bawa petugas karena itu pesawat baru dari Toulouse langsung ke Bandara Soekarno Hatta dan stopnya di GMF,” ujar dia.

Ikhsan mengatakan saat ini belum ada keputusan terkait nominal pembayaran, namun saat ini Bea Cukai masih melakukan pengecekan barang tersebut.

Ia memastikan bahwa karyawan akan mengikuti aturan yang berlaku dan akan memenuhi semua hal yang menjadi bagian dari peraturan pabean internasional, termasuk jika pemilik barang diharuskan membayar pajak atau mereekspor barang.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA