Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Balitbanghub menggali potensi penelitian transportasi di Provinsi Maluku dengan berkoordinasi bersama Universitas Pattimura dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.

Balitbanghub menggali potensi penelitian transportasi di Provinsi Maluku dengan berkoordinasi bersama Universitas Pattimura dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.

Balitbanghub Gali Potensi Riset Transportasi di Maluku

Minggu, 20 Juni 2021 | 15:37 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) tengah menggali potensi penelitian transportasi di Provinsi Maluku dengan berkoordinasi bersama Universitas Pattimura (Unpatti) dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut dan SDP Balitbanghub Gunung Hutapea menjelaskan, untuk dapat menggali potensi-potensi kolaborasi perlu adanya koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku ataupun masukan dari Unpatti.

“Kami mengharapkan kajian-kajian yang berasal dari isu-isu strategis di wilayah Maluku sehingga hasil kajian nanti dapat benar-benar diaplikasikan dan mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Gunung dalam keterangan resmi dikutip Minggu (20/6).

Dia menambahkan, beberapa isu strategis yang berada di Maluku, salah satunya adalah pembangunan Ambon New Port. Pembangunan tahap pertama pelabuhan ini sebesar 400 meter x 90 meter dinilai perlu pengamatan lebih lanjut.

“Pembangunan tahap 1 ini memang perlu diuji dulu seberapa besar kapasitas eksistingnya. Bila produksinya melebihi dari ekspektasi, pasti tahap kedua akan dibangun lagi,” tambah dia.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Mochammad Malawat mengatakan, pelabuhan perikanan adalah yang pertama dibangun di Ambon New Port.

“Untuk pelabuhan perikanan tersebut, sudah ada perjanjian antara menteri perhubungan dengan menteria kelautan dan perikanan itu posisinya untuk Ambon New Port,” tegas Malawat.

Selain itu, Malawat mengatakan, pada tahun 2021 ini, Maluku mendapat tambahan empat rute udara untuk penerbangan perintis. lalu, dengan adanya usulan Istana Mini di Banda Neira menjadi Istana Presiden, maka perlu ada upaya perpanjangan runway bandara di Banda Neira, yang semula 960 meter menjadi 1.400 meter.

“Hal ini membutuhkan kajian kolaborasi antara Balitbanghub, Unpatti, dan Dinas Perhubungan Provinsi. Tentunya seaplane juga menjadi perhatian kami selanjutnya,” ujar Malawat.

Rektor Unpatti Saptenno mendukung, pengembangan penelitian dan kolaborasi riset transportasi yang dilakukan bersama Balitbanghub.

“Ini penting karena ke depan ada proyek-proyek nasional yang akan datang di Maluku, misalnya Lumbung Ikan Nasional, Ambon New Port, serta Blok Masela yang membutuhkan infrastruktur perhubungan yang baik, aman, dan melayani masyarakat,” ujar Saptenno.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN