Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sekjen KKP Sjarief Widjaja.

Sekjen KKP Sjarief Widjaja.

Bangun SDM Perikanan, KKP Sosialisasikan Inovasi e-Penyuluh

Ridho Syukra, Rabu, 15 Januari 2020 | 20:39 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) terus berupaya untuk mewujudkan prioritas utama Presiden Joko Widodo yaitu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang pekerja keras, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sebagaimana tercantum dalam Program Prioritas KKP 2020-2024, peningkatan mutu sumber daya manusia dengan pendidikan vokasi berbasis entrepreneurship, pelatihan teknis untuk masyarakat, sertifikasi kompetensi, digitalisasi pelatihan dan penyuluhan serta hilirisasi hasil inovasi dan riset harus diciptakan.

Melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP, BRSDM melakukan pembinaan penyuluh perikanan tahun 2020 melalui Video Conference perdana pada 9 Januari 2020, sekaligus untuk mensosialisasikan sistem e-Penyuluh.

Kepala BRSDM KKP Sjarief Widjaja mengatakan dalam rangka mengembangkan Sistem Kerja Smart Office bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), KKP terpilih menjadi salah satu pusat percontohan role model ASN bekerja secara mobile dari lapangan.

Salah satu contoh penerapannya yaitu pada Jabatan Fungsional Penyuluh Perikanan, nantinya setiap kinerja penyuluh perikanan akan dipotret melalui sistem e-Penyuluh.

Melalui aplikasi ini diharapkan seluruh penyuluh perikanan mampu meningkatkan kapasitas melalui teknologi informasi dan komunikasi untuk kelancaran tugas di lapangan.

Sistem aplikasi modul e-Penyuluh juga digunakan sebagai alat bantu terukur berbasis Web dan Mobile dalam pelaksanaan layanan penyuluhan di lapangan sehingga penyuluh perikanan dapat melaporkan hasil kinerjanya tanpa harus datang ke kantor.

Sistem e-Penyuluh memiliki berbagai keunggulan dalam rangka meningkatkan kinerja dan peran penyuluh perikanan. Hasil kegiatan penyuluh perikanan dapat dimasukkan langsung dalam modul e-Penyuluh yang telah dipasang di telepon seluler.

Model e-Penyuluh dapat dibuka dan dimasukkan secara offline dan tidak tergantung jaringan internet.

“Modul e-Penyuluh terintegrasi dengan modul dan pendataan produksi kegiatan pendataan pun dapat dilakukan dengan perangkat telepon yang sama,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Rabu (15/1).

Penyuluh perikanan juga dituntut untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan kebijakan KKP di wilayah kerja masing masing, berkontribusi mengawal program KKP di tingkat lapangan terutama bantuan pemerintah yang diberikan kepada pelaku utama dan pelaku usaha KP.

Untuk mengakses aplikasi e-Penyuluh, penyuluh perikanan harus terlebih dahulu melakukan registrasi pada laman satu data dengan mengisi penugasan wilayah kerjanya yang dibuktikan dengan upload file SK.

Langkah selanjutnya, penyuluh perikanan dapat melakukan input laporan sesuai modul e-Penyuluh dengan melampirkan upload bukti kegiatan penyuluhan di lapangan.

KKP memiliki 2.600 penyuluh perikanan PNS dan 2.100 Penyuluh Perikanan Bantu untuk mendukung program prioritas nasional, peningkatan produksi serta program direktif Menteri KP.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA