Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Otoritas Moneter Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS). ( Foto: AFP / Roslan Rahman )

Gedung Otoritas Moneter Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS). ( Foto: AFP / Roslan Rahman )

Bank Sentral Singapura Perketat Kebijakan Moneter karena Inflasi

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:19 WIB
Investor Daily

SINGAPURA, investor.id- Bank sentral Singapura mengatakan pada Selasa (25/1) bahwa pihaknya memperketat pengaturan kebijakan moneternya, di luar siklus, karena risiko inflasi meningkat.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengelola kebijakan moneter melalui pengaturan nilai tukar, bukan suku bunga, membiarkan dolar Singapura naik atau turun terhadap mata uang mitra dagang utamanya dalam kisaran yang dirahasiakan.

Otoritas moneter negara kota itu menyesuaikan kebijakannya melalui tiga tuas: kemiringan, titik tengah, dan lebar pita kebijakan, yang dikenal sebagai Nilai Tukar Efektif Nominal, atau NEER dolar Singapura.

MAS mengatakan akan menaikkan sedikit tingkat apresiasi dari pita kebijakannya. Lebar pita kebijakan dan tingkat kurs pusatnya tidak akan berubah.

"Langkah ini dibangun di atas pergeseran pre-emptive ke sikap apresiasi pada Oktober 2021 dan sesuai untuk memastikan stabilitas harga jangka menengah," kata MAS, mengacu pada langkah pengetatannya akhir tahun lalu.

Pengetatan tersebut datang hanya sehari setelah data menunjukkan pengukur harga utama Singapura naik pada Desember dengan laju tercepat dalam hampir delapan tahun.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN