Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mensos Juliari Batubara. Sumber: BSTV

Mensos Juliari Batubara. Sumber: BSTV

Bansos Tunai Rp 500 Ribu untuk 9 Juta KPM Diluncurkan

Selasa, 1 September 2020 | 05:46 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  – Pemerintah meluncurkan bantuan sosial tunai sebesar Rp 500 ribu bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang tidak termasuk dalam KPM Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan ini diberikan untuk sembilan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Bantuan ini untuk ibu bapak KPM yang kami harap bisa meringankan beban semuanya, karena dampak pandemic Covid-19 ini tentu tidak mu dah. Mudah-mudahan bisa bermanfaat," ucap Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam acara Launching Bantuan Sosial Tunai, di Jakarta, Senin (31/8).

Juliari mengatakan, peluncuran bansos tunai tersebut sebagai bentukperhatian pemerintah kepadamasyarakat yang terdampak pandemiCovid-19. Dalam program pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pemerintah menganggarkan biaya perlindungan sosial sebesar Rp 203,9 triliun.

"Pesan saya, uang ini dimanfaatkan untuk keperluan yang prioritas bukan dibelikan rokok atau keperluan lain yang tidak primer," ucap Juliari.

Ia mengaatakan, 9 juta KPM BPNT yang tidak menerima PKH mendapatkan satu kali bansos tunai tambahan sebesar Rp 500 ribu. Bansos tersebut dapat dicairkan lewat ATM Himbara.

Ia mengapresiasi upaya Himbara yang turut berpartisipasi dalam program pemerintah ini.

“Tentunya ini juga adalah tugas dan tanggung jawab dari bank Himbara sebagai bank milik negara untuk menjadi agen-agen pembangunan, juga bermitra dengan kami dalammenanggulangi pandemi Covid-19ini agar warga yang terdampak bisa terbantu,” ucap Juliari.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama mengatakan, untukbansos tunai KPM BPNT non PKHtersebut menghabiskan anggaransebesar Rp 4,5 triliun.

Ia merinci untuk direktorat penanganan fakirmiskin wilayah 1 bansos tunai diberikan untuk 3.317.318 KPM. Direktorat penanganan fakir miskin wilayah 2 sebanyak 3.350.848 KPM dan direktorat PFM wilayah 3 sejumlah 2.331.834 KPM.

“Sehingga jumlah total KPM keseluruhan adalah 9 juta keluarga penerima manfaat,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN