Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Foto: IST

Presiden Joko Widodo. Foto: IST

Banyak Hambatan, Presiden Instruksikan Reformasi Ekosistem Investasi

Novy Lumanauw, Rabu, 11 September 2019 | 16:45 WIB

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajaran menteri mereformasi secara menyeluruh ekosistem investasi, mulai dari regulasi, proses perizinan, dan pemberian insentif. Kebijakan itu diperlukan untuk meningkatkan daya pikat Indonesia di mata investor, khususnya investor asing.

“Karena reformasi adalah kunci. Kuncinya ada di sini dalam kita menghadapi menurunnya pertumbuhan ekonomi global,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (11/9).

Ia mengatakan, Indonesia harus terus berbenah diri agar dapat bersaing dalam menarik arus masuk investasi asing ke dalam negeri. Ditambah lagi saat ini, banyak kalangan yang menyebutkan bahwa dunia sedang berada dalam proses menuju kepada resesi ekonomi.

Presiden Jokowi mengatakan seluruh kementerian, terutama yang berkaitan dengan ekonomi untuk menginvetarisasi semua regulasi yang menghambat investasi, khususnya Foreign Direct Investment (FDI).

Selain itu, lanjutnya, setiap kementerian yang berkaitan dengan investasi juga menginventarisasi satu per satu perusahaan-perusahaan manca negara yang sudah berkomitmen untuk menanamkan investasinya namun terlambat terealisasi karena mengalami kendala di lapangan.

“Yang gede-gede banyak, yang sedang-sedang lebih banyak. Tolong inventarisasi semuanya. Dan, saya minta dicek satu per satu permasalahannya ada di mana. Segera dilakukan debottlenecking sehingga kita harus buka juga sumbatan apa yang menyebabkan itu tidak terealisasi,” katanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA