Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno bersama Vice President dan General Manager Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski saat penandatanganan nota perpanjangan kontrak untuk ekspor Bogie di kantor pusat Barata Indonesia di Gresik, Jumat (23/1/2020). Foto:Istimewa

Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno bersama Vice President dan General Manager Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski saat penandatanganan nota perpanjangan kontrak untuk ekspor Bogie di kantor pusat Barata Indonesia di Gresik, Jumat (23/1/2020). Foto:Istimewa

Barata Indonesia-SCT Perpanjang Kontrak Ekspor Komponen KA

Amrozi Amenan, Jumat, 24 Januari 2020 | 22:21 WIB

SURABAYA, investor.id - PT Barata Indonesia (Persero) memperpanjang kontrak kerjasama dengan anak perusahaan Wabtec asal Amerika Serikat, Standart Car Truck (SCT), untuk ekspor komponen kereta api (KA), Bogie, yang merupakan pendukung rangka dasar dari badan KA.

Perpanjangan kontrak dan kerjasama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno dan Vice President and General Manager, Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski di kantor Barata di Gresik, Jumat (24/1/2020).

Mickey Korzeniowski mengatakan, dengan kesepakatan perpanjangan kontrak ini Barata Indonesia akan mengekspor Bogie melalui SCT. Kerjasama ini juga sekaligus melanjutkan hubungan baik antara Barata Indonesia dan SCT yang telah terjalin selama 22 tahun. Dari sekian banyak perusahaan pengecoran kecil di Asia Tenggara, Barata menjadi salah satu pemimpin serta pemasok utama pasar global Wabtec.

“Ini tidak mungkin terjadi tanpa dukungan luar biasa dari Pemerintah Indonesia, investasi modal, kepatuhan pada kualitas produk dan kerja keras dari semua pihak dari Barata Indonesia,” katanya.

Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno bersama Vice President dan General Manager Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski saat penandatanganan nota perpanjangan kontrak untuk ekspor Bogie di kantor pusat Barata Indonesia di Gresik, Jumat (23/1/2020). Foto:Istimewa
Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno bersama Vice President dan General Manager Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski saat penandatanganan nota perpanjangan kontrak untuk ekspor Bogie di kantor pusat Barata Indonesia di Gresik, Jumat (23/1/2020). Foto:Istimewa

Menurut Mickey, pihaknya mengapresiasi tradisi kuat yang dipegang oleh Barata Indonesia untuk menjaga kualitas dan pengiriman produk secara tepat waktu. “Ini menjadikan Barata Indonesia sebagai mitra penting bagi Wabtec di masa yang akan datang,”  imbuhnya.

Sementara itu, Dirut Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno mengatakan bahwa pihanya akan terus menjaga hubungan baik dengan SCT yang telah tercipta cukup lama tersebut.

”Kami juga berterimakasih karena kerjasama kami dengan SCT selama ini telah membantu mendongkrak image pabrik foundry (pengecoran) Barata Indonesia menjadi pabrik yang kompeten dan go international,” katanya.

Dalam nota kerjasama antara Barata Indonesia dan SCT tersebut disebutkan, bahwa kedua perusahaan sepakat untuk memperpanjang kontrak hingga 2030 dengan peningkatan volume ekspor Bogie, dari awalnya 2.000 carset Bogie per tahun naik menjadi 5.000 carset Bogie per tahun dengan nilai ekspor yang mencapai sebesar Rp 337, 5 miliar per tahun dengan perhitungan nilai tukar US$1 terhadap rupiah sebesar Rp 13.500.

Barata Indonesia yang berdiri sejak 1971 selama ini telah menyuplai komponen kereta api untuk kebutuhan domestik dan ekspor. Untuk memenuhi standar kualitas ekspor, pabrik pengecoran Barata Indonesia telah mengantongi sertifikat AAR (Association of America Railroads) sebagai syarat untuk bisa menembus pasar ekspor ke Amerika Serikat dan Kanada.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA