Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembangkit Listrik PT PLN Persero.

Pembangkit Listrik PT PLN Persero.

Beban Puncak Idul Fitri 1442 H Di Jamali Lebih Tinggi Sebelum Pandemi

Selasa, 11 Mei 2021 | 13:57 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT PLN (Persero) memperkirakan beban puncak pada masa Idul Fitri 1442 H di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) mencapai 20.201 megawatt (MW). Perusahaan listrik plat merah tersebut memastikan ketersediaan dan keandalan pasokan listrik selama Lebaran.

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN Haryanto WS mengatakan kebijakan larangan mudik tahun ini membuat beban puncak berbeda dari Lebaran sebelum pandemi Covid-19. Ketika 2019 silam beban puncak pada masa Lebaran sekitar 16 ribu MW. Sementara pada 2020 kemarin ketika pandemi merebak dan masa pembatasan sosial, beban puncak saat Lebaran mencapai 19 ribu MW.

"Kami memprediksi beban puncak Lebaran nanti 20 ribu MW. Ada kenaikan 3 ribuan MW dari kondisi kalau Idul Fitri normal," kata Haryanto dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Selasa (11/5).

Haryanto mengungkapkan daya mampu netto di Jamali sebesar 37.402 MW. Kemudian daya mampu pasok 29.229 MW sehingga PLN masih menyimpan cadangan daya sebesar 9.028 MW. Dengan prediksi beban puncak sekitar 20 ribu MW maka dipastikan ketersediaan pasokan dan keandalan listrik selama Lebaran.

Dikatakannya PLN menerapkan periode siaga selama 6-21 Mei mendatang. Sebanyak 2.431 posko siaga disiapkan di seluruh Indonesia guna menjamin kenyamanan pelanggan PLN selama libur Lebaran. "Kami berkali-kali diingatkan pak Dirut untuk jaga keandalan agar perayaan Idul Fitri dalam pandemi bisa berjalan dengan baik mulai dari pembangkit transmisi dan distribusi," ujar dia.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN