Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu hunian layak huni melalui program bedah rumah PUPR

Salah satu hunian layak huni melalui program bedah rumah PUPR

Bedah Rumah Bantu Pemda Kurangi Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 30 Desember 2020 | 10:59 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat mengapresiasi berbagai bantuan program perumahan seperti bedah rumah dan pembangunan rumah khusus untuk para petani yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di daerah tersebut.

Adanya bantuan perumahan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat di daerah tersebut untuk menempati rumah yang nyaman, sehat dan layak huni.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan bedah rumah dan rumah khusus yang dibangun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar  Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Vigilius Futunanembun, dalam publikasinya, Rabu (30/12)

Menurut Vigi, program perumahan di Provinsi Papua Barat masih sangat dibutuhkan mengingat daerah tersebut merupakan daerah pemekaran. Untuk itu, Pemkab Teluk Bintuni akan terus berkoordinasi dengan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR agar bisa mendapatkan bantuan perumahan yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah.

“Kami yakin pemerintah melalui Kementerian PUPR akan tetap membantu kami untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Saat ini kami memiliki data sedikitnya masih ada sekitar 3.000 kepala keluarga yang masih tinggal di rumah yang tidak layak huni,” terangnya.

Lebih lanjut, Vigi menerangkan, program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) adalah program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Melalui program tersebut, rumah masyarakat yang tidak layak huni ditingkatkan kualitasnya menjadi lebih layak huni.

“Setiap tahun setidaknya kami mendapatkan alokasi sekitar 200 rumah yang dibedah dari Kementerian PUPR. Untuk anggaran bedah rumah setiap unit rumah mendapatkan bantuan dana peningkatan kualitas rumah sebesar Rp 21 juta yakni Rp 16 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 5 juta untuk upah tukang,” terangnya.

Selain itu, program pembangunan perumahan lain di Kabupaten Teluk Bintuni adalah rumah khusus. Sejak tahun 2015 hingga 2018 tercatat sebanyak 154 rumah khusus dibangun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR untuk masyarakat.

“Kami terakhir mendapatkan bantuan rumah khusus pada tahun 2018 lalu sebanyak 28 unit Distrik Manimeri. Tahun ini kami kembali mengajukan usulan bantuan rumah khusus sebanyak 50 unit dan rumah susun ke Kementerian PUPR. Kami harap usulan kami bisa dipenuhi karena lahan untuk pembangunan juga telah kami siapkan,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menerangkan, untuk pengajuan usulan bantuan program perumahan, Pemerintah daerah dapat mengajukan usulan melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU).

Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU) adalah aplikasi yang dirancang untuk menyediakan sistem informasi tata kelola bantuan perumahan yang terpadu dan mendukung proses bisnis pengelolaan bantuan perumahan di lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan mulai dari tahap pengusulan bantuan, monitoring pelaksanaan pembangunan dan sebaran lokasinya, hingga akhirnya bantuan perumahan tersebut dihuni dan/atau diserahterimakan ke calon penerima manfaat.

“Pengajuan usulan bantuan perumahan dari Pemda ke Kementerian PUPR kini bisa dilaksanakan secara online melalui SIBARU. Jadi selain bisa mengurangi kegiatan tatap muka langsung di masa pandemi, aplikasi ini juga mempermudah kami dalam melakukan pendataan usulan bantuan dari Pemda,” terangnya.

Lebih lanjut, Khalawi menambahkan, aplikasi SIBARU ini merupakan perwujudan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik terpadu pada Direktorat Jenderal Perumahan yang dapat diakses secara online dan real time kapanpun dan dimanapun berada, sehingga diharapkan dapat memudahkan, cepat, transparan, efektif, efisien, akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan, serta terdokumentasi dengan baik secara digital.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN