Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman dalam Webinar KebangkitanUMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional, Senin (18/1).

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman dalam Webinar KebangkitanUMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional, Senin (18/1).

Berikut 6 Jurus Pemerintah Dorong Kebangkitan UMKM

Senin, 18 Januari 2021 | 14:26 WIB
Nasori dan Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Kementerian Koperasi dan UMKM (Kemenkop UKM) menyatakan, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir setahun menyebabkan UMKM nasional terpuruk karena nilai omzet mereka terus tergerus. Namun, belajar dari pengalaman selama pandemi pula, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi atau jurus untuk mendorong kebangkitan UMKM segera bangkit.

“Pandemi Covid-19 juga mengajarkan kepada kita semua untuk menata kembali kehidupan ke depan, dengan cara-cara yang baru, cara-cara yang lebih baik demi kesehatan dan kemajuan bersama,” ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman saat memberikan sambutan pada webinar “Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional”, Senin (18/1).

Acara ini merupakan kerja sama majalah Investor dengan Kementerian BUMN RI dan Kementerian Koperasi dan UKM RI, serta didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/BRI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk/Wika, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN, PT Telkom (Persero) Tbk, PT Askrindo (Persero), PT Jamkrindo (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Menurut Hanung, bagi koperasi dan UMKM, tahun 2020 merupakan titik balik untuk menata kembali semangat berkreativitas dan melakukan inovasi. Kemunculan pandemi Covid-19 justru bisa menjadi momentum untuk bangkit dan mentransformasikan diri.

Untuk itu, kata Hanung, untuk mendorong kebangkitan UMKM, Kementerian Koperasi dan UMKM akan menempuh berbagai upaya dan strategi dalam kerangka pemulihan ekonomi nasional.

Pertama, melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, Kemenkop UKM akan merealisasikan semangat Undang-Undang Cipta Kerja bagi koperasi dan UMKM. “Hal itu antara lain dengan meningkatkan rasio partisipasi UMKM dalam rantai pasok global yang saat ini baru mencapai 4,1%,” tutur Hanung

Kedua, mempercepat akselerasi digitalisasi UMKM dan koperasi. Saat ini, UMKM yang telah terhubung dalam platform digital baru 10,25 juta, sedangkan koperasi baru 0,73%. Ketiga, menjadikan koperasi sebagai pilihan rasional untuk kegiatan usaha masyarakat melalui peningkatan persentase penduduk yang berkoperasi.

Keempat, pembiayaan yang mudah dan murah bagi UMKM akan terus didorong. “Sehingga akses pembiayaan UMKM ke lembaga keuangan yang saat ini baru 11,11% akan meningkat,” tandas Hanung.

Kelima, implementasi kebijakan 40% alokasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) untuk menyerap produk UMKM. Sedangkan yang keenam atau terakhir, penerapan penyediaan minimal 30% dari total lahan area komersial infrastruktur publik sebagai tempat promosi bagi pengembangan usaha bagi UMKM.

Hanung mengatakan, Kemenkop UKM menyadari, kebangkitan UMKM untuk mendorong perekonomian nasional akan sulit terwujud tanpa adanya dukungan berbagai pihak seperti BUMN, usaha besar, perguruan tinggi, juga media.

“Oleh karena itu, Kementerian Koperasi dan UMKM sangat mengharapkan partisipasi, kolaborasi, dan sinergi berbagai pihak untuk pengembangan dan pemberdayaan UMKM ke depan,” pungkas dia.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN