Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Groundbreaking Ceremony  Proyek Pembangunan RDMP RU VI - Balongan Phase-1 : CDU Light Distillate Section Upgrading Project yang dikerjakan oleh konsorsium RRE yang terdiri atas PT Rekayasa Industri, PT Rekayasa Engineering dan PT Enviromate Technology International,

Groundbreaking Ceremony Proyek Pembangunan RDMP RU VI - Balongan Phase-1 : CDU Light Distillate Section Upgrading Project yang dikerjakan oleh konsorsium RRE yang terdiri atas PT Rekayasa Industri, PT Rekayasa Engineering dan PT Enviromate Technology International,

Bersama Konsorsium RRE, Rekind Mulai Garap Proyek RDMP RU VI – Balongan Phase 1

Rabu, 24 Februari 2021 | 19:42 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Rekayasa Industri (Rekind) yang tergabung dalam konsorsium RRE yang terdiri atas PT Rekayasa Industri, PT Rekayasa Engineering dan PT Enviromate Technology International, memulai Proyek Pembangunan RDMP RU VI – Balongan Phase-1 : CDU Light Distillate Section Upgrading Project.

Dimulainya pelaksanaan proyek milik PT Pertamina (Persero) itu ditandai dengan Groundbreaking Ceremony di lokasi Proyek Pertamina RU Balongan VI, Indramayu, Jawa Barat, Senin (22/2). Disaksikan langsung oleh Direktur Utama Infrastruktur Proyek PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Suwahyanto, Project Coordinator KPI Aris Suparto, General Manager RU VI Hendri Agustian beserta Tim Manajemen dan Executive Vice President (EVP) Commercial Rekind Bambang Sadewo.

“Keterlibatan Rekind di proyek ini merupakaan kebangaaan yang luar biasa bagi kami. Inovasi dan pengalaman yang terus kami optimalkan selama 40 tahun, kembali memperoleh kepercayaan besar, terutama dalam proyek-proyek strategis nasional. Dengan kepercayaan ini, Rekind akan terus berupaya memberikan yang terbaik sebagai bentuk komitmen dan dukungannya terhadap pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan energi nasional,” ujar Direktur Utama Rekind Alex Dharma Balen.

Dalam proyek ini, tugas yang diemban RRE lebih menekan pada upaya peningkatan kapasitas Light Distillate Section dari 125 MBSD menjadi 150 MBSD. Selain itu fokus dalam meningkatkan fleksibilitas CDU untuk memproses minyak mentah campuran berat (Heavy Mix Crude) ataupun minyak mentah ringan (Lighter Crude Oil). Melalui revamping ini atau peningkatan kapasitas produksi minyak dan fleksibilitas, kilang RU VI Phase-1 akan meningkatkan ketahanan energi nasional.

“Begitu tinggi dan strategisnya proyek ini, membuat Rekind yang tergabung dalam konsorsium RRE untuk terus berupaya menjaga dan meningkatkan kolaborasi produktifnya, sehingga target-target yang ditetapkan dapat tercapai dengan baik,” tambah Alex Dharma Balen.

Kinerja dan komitmen Rekind dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas melalui pengerjaan proyek terus dimaksimalkan dengan baik. Tidak sedikit karya-karya yang dilahirkan mampu mencapai target yang ditentukan dengan baik. Dengan komitmen ini, tidak heran jika banyak stakeholders yang mengapresiasi kinerja Rekind.

Sejauh ini Rekind juga memiliki track record kerja yang baik dalam pengerjaan sejumlah proyek milik PT Pertamina (Persero), seperti Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) di Bojonegoro, Jawa Timur. Proyek yang dikelola PT Pertamina EP Cepu merupakan proyek strategis nasional yang memiliki kapasitas produksi sales gas sebesar 192 MMSCFD.

Pada Desember 2018 Rekind juga dipercaya PT Pertamina (Persero) untuk mengerjakan proyek kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai upaya mewujudkan ketahanan energi di Tanah Air.

Oleh Pertamina Rekind juga dipercaya sebagai consortium leader pelaksana pembangunan proyek Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) Subsea Pipeline (SPL) and Single Point Mooring (SPM) dan Flushing System Facilities yang berlokasi di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Rekind juga terlibat dalam Proyek Langit Biru Balongan (Blue Sky Project) yang bertujuan untuk membangun pabrik pengolahan minyak yang memproduksi bahan bakar ramah lingkungan.

Selain itu, bersama dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Rekind jugamengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong 5 & 6 di Tomohon, bahkan berhasil menyelesaikan beberapa fasilitas PLTP dengan predikat ahead schedule seperti PLTP Kamojang 5 lebih cepat dari target yang telah ditentukan.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN