Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Besok, Presiden Serahkan Penghargaan Primaniyarta kepada 19 Eksportir

Senin, 9 November 2020 | 21:58 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Perdagangan kembali memberikan penghargaan Primaniyarta 2020 kepada para eksportir yang dinilai berjasa meningkatkan devisa negara, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo akan menyerahkan penghargaan ini kepada 19 eksportir dalam Pembukaan Trade Expo Indonesia 2020 secara virtual, Selasa (10/11/2020).

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para eksportir yang bertahan serta tetap semangat dalam meningkatkan nilai dan kinerja ekspor. Pandemi dapat menjadi peluang bagi eksportir untuk mengembangkan bisnis dan tetap optimistis,” ungkap Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dalam keterangan tertulis, Senin (9/11).

Mendag Agus Suparmanto
Mendag Agus Suparmanto

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan Muhri mengungkapkan bahwa Primaniyarta merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah untuk para eksportir berprestasi dalam meningkatkan nilai ekspornya secara berkesinambungan.

"Penghargaan ini bertujuan mendorong pertumbuhan jumlah pelaku ekspor tangguh dan berdaya saing, sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku ekspor lainnya,” ucap Kasan.

Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Kasan Muhri
Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Kasan Muhri

Penghargaan Primaniyarta mulai diselenggarakan pada 1992. Sejak 2008, penghargaan ini diberikan kepada eksportir dalam empat kategori yaitu kategori eksportir berkinerja, eksportir pembangun merek global, eksportir potensi unggulan, dan eksportir pelopor pasar baru. Karena pandemi Covid-19, pada penyelenggaraan ke-22 tahun 2020 ini, pemerintah hanya membuat dua kategori penghargaan, yaitu kategori eksportir berkinerja dan kategori eksportir potensi unggulan.

Pemerintah menjaring peserta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Peserta diseleksi dengan meninjau segi kepatuhan dalam perpajakan, kepabeanan, ketenagakerjaan, perbankan, pemeliharaan lingkungan, serta tanggung jawab sosial. Proses seleksi dilakukan Tim Evaluasi yang terdiri atas Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Otoritas Jasa Keuangan.

Proses penjurian penghargaan Primaniyarta dilakukan secara virtual. Selain dari pemerintah, tim juri juga termasuk pengamat ekonomi, praktisi bisnis, jurnalis, dan akademisi. Pada proses ini, variabel yang dinilai oleh tim juri adalah kemampuan perusahaan dalam meningkatkan ekspor, diversifikasi produk dan pasar, strategi saat krisis, serta persaingan yang meningkat. Selain itu, terdapat persyaratan khusus yang menjadi nilai tambah, seperti kelengkapan perizinan, tren prositif ekspor minimal tiga tahun terakhir, nilai ekspor lebih besar dibanding nilai impor bahan baku, nilai ekspor lebih besar dari penjualan domestik.

Para pemenang penghargaan Primaniyarta 2020 kategori eksportir berkinerja ialah PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Sekar Bumi Tbk, PT Prima Copper Industri, PT Astari Niagara Internasional, PT Omron Manufacturing of Indonesia, PT Primayudha Mandirijaya, PT Alfo Citra Abadi, PT Ori Ginalnest Indonesia, Dan PT Petrokimia Gresik. Sementara itu, untuk pemenang kategori eksportir potensi unggulan yakni PT Bina Niaga Multiusaha, PT Out of Asia, PT Zenith Allmart Precisindo, PT Findora Internusa, CV Omyra Global Resources, PT Indah Desain Indonesia, CV Decorus, PT Selektani Induk Usaha, PT Paradise Island Furniture, dan PT Indoexim International.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN