Menu
Sign in
@ Contact
Search
Gubernur Bank Indonesia Perry dalam seminar yang digelar Institute for Development of Economics and Finance pada Rabu (15/6/2022). (Ist)

Gubernur Bank Indonesia Perry dalam seminar yang digelar Institute for Development of Economics and Finance pada Rabu (15/6/2022). (Ist)

BI: Antisipasi Dinamika Terkini, Diperlukan Update Kebijakan Setiap Bulan

Rabu, 23 Nov 2022 | 13:54 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya langkah untuk memperkuat manajemen risiko dengan selalu mengevaluasi berbagai kebijakan setiap bulan. Ini perlu dilakukan untuk menyesuaikan setiap kebijakan yang telah diambil dengan perkembangan-perkembangan terkini.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, dinamika perkembangan global yang berlangsung cepat membutuhkan kebijakan yang perlu terus disesuaikan atau dikalibrasi mengikuti perkembangan agar tercapai tujuan yang diharapkan.

"(Lakukan) respons kebijakan yang lebih cepat dan dikalibrasi kesinambungannya secara berkala. Kita perlu update setiap bulan meski kita sudah merumuskan visi-misi strategi bisnis selama lima tahun dan ada juga program tahunan. Tapi, review lebih sering diperlukan agar tidak ketinggalan," ucap dia dalam Seminar Nasional Manajemen Risiko secara virtual, Rabu (23/11/2022).

Perry menambahkan, pembaruan (update) kebijakan diperlukan untuk menyesuaikan dengan setiap perkembangan dan dinamika yang demikian cepat sepertu gejolak ekonomi, digitalisasi, maupun proses politik yang ada. Menurut dia, berbagai kebijakan harus lebih responsif dan forward looking.

Advertisement

“Namun dalam aspek kelembagaan (harus tetap ada) efektivitas, efisiensi, tata kelola dalam hal mengimplementasikan berbagai major proyek di masing masing institusi. Oleh karena itu, policy dan strategic risk perlu dicermati untuk mengantisipasi dinamika,” tandas dia.

Kedua, berkaitan market dan financial risk. Terlebih gejolak global yang berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi global sebagai imbas ketegangan geopolitik yang juga bermuara pada inflasi yang tinggi. "Gejolak ini memicu juga tekanan pada nilai tukar mata uang di sejumlah negara termasuk rupiah yang tentunya berdampak pada sisi kegiatan operasional," ucap dia.

Selanjutnya, kata Perry, ada risiko market yang berkaitan dengan stress test yakni pengaruh kenaikan interest rate, hedging rate, dan dinamika ekonomi terhadap program kerja. "Demikian juga dampak ke balance sheet, kita perlu melihat bagaimana kenakan suku bunga, yield SBN (surat berharga negara), dan nilai tukar rupiah berdampak ke balance sheet. Kenaikan yield berimplikasi ke market terutaam aset di berbagai sekuritas," turur dia.

Lebih lanjut Perry mengatakan, risiko operasional harus dilihat tidak hanya berkaitan dengan fraud tapi risiko operaisonal digitalisasi atau siber yang semakin cepat maupun terkait manajemen. Sebagai dampak dari dinamika yang sangat cepat maka kebijakan dan risk strategis, finansial market risk, dan risk operasional harus bisa dan mampu dilakukan assement forecast untuk merumuskan manajemen risikonya.

"Ketiga bagaimana harus bersikap, seluruh pimpinan dan juga kita semua yang ahli manajemen risiko? Dinamika yang sangat cepat, dampaknya ke risiko juga besar sehingga diperlukan tidak bisa lagi business as usual," ucapnya.

Menurut Perry, untuk memahami manajemsn risiko maka dibutuhkan keterbukaan informasi dan lebih agile memahami dinamika ekonomi. "Juga harus forward looking. Dinamika uncertainty yang ada perlu dirumuskan kebijakan manajemen risiko yang forward looking. Saya sering katakan menghadapi uncertainty, kita harus mampu lakukan assement probabilitas kejadian," pungkas dia.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com