Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Indonesia.

Bank Indonesia.

BI Buka Karya Kreatif Indonesia, Komitmen Angkat UMKM Indonesia

Rabu, 3 Maret 2021 | 12:39 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Bank Indonesia (BI) resmi membuka acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I pada tahun ini dengan tema ‘Eksotisme Lombok’.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki banyak keunggulan terutama dari produk kriyanya yang menjadi daya tarik pembeli, selain keunggulan dari sektor pariwisatanya.

Ia mengatakan bahwa pameran KKI 2021 akan digelar dalam tiga seri yakni seri kedua akan dilaksanakan pada bulan Juni, dan seri ketiga di bulan Agustus.

“Kami terus  akan melakukan  KKI sebagai platform untuk  mendorong, mengangkat dan membesarkan UMKM Indonesia baik di kancah nasional maun global,”tutur Perry dalam pembukaan KKI seri I secara virtual, Rabu (3/9).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Ia meyakini bahwa UMKM merupakan salah satu pilar yang sangat penting untuk mendukung perekonomian Indonesia, tidak hanya melalui Kriya namun juga harus diangkat dari sisi industrinya. Pelaksanaan KKI juga merupakan bentuk sinergi untuk membangun eksotisme Lombok dari sisi pariwsiata, yang mencakup produk UMKM daerah, budaya lokal, alamnya, maupun  juga berbagai produksi.

Oleh karena itu, Perrt menekankan bahwa UMKM yang kreatif dan inovatif dapat menjadi produk unggulan.

“BI mengerahkan 46 kantor BI untuk mendukung penuh ini. Kami juga melakukan movement manager, juga brand ambassador di berbagai daerah dan juga membangun ekosistem UMKM digital, dan melakukan pelatihan pendampingan bantuan teknis. Kami yakin UMKM perlu terus didorong dan Insyaallah akan terus maju untuk mendukung pemulihan ekonomi,” katanya.

Acara pameran KKI hari ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

Lebih lanjut, Perry juga mengajak  seluruh seluruh pimpinan dan pegawai BI, termasuk juga Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk berbelanja produk-produk UMKM.  Sebab saat ini kemudahan belanja UMKM sudah mulai terakselerasi salah satunya  pembayaran melalui QRIS dan produk produk yang dijual juga sudah tersedia dalam e-katalog.

“Gubernur BI secara langsung meminta ayo belanja, belanja UMKM. Pak Teten  (Menteri Koperasi dan UMKM), Pak Gubernur NTP, Pak Jahja (Dirut BCA), Pak Sandiaga Uno (Menparekraf). Kami juga perintahkan pegawai BI, perbankan, ibu ibu ayo belanja, ayo belanja”ungkap Perry.

Menurutnya aktivitas belanja produk UMKM harus dimulai dari para pemimpin neger, mulai dari pejabat, menteri, pejabat daerah. Dengan banyak berbelanja produk UMKM, maka harapannya ekonomi bisa berputar, dan bangkit di masa pandemi.  Dengan demikian, ia berharap target 12 juta pengguna QRIS tahun ini dapat tercapai.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi kerja keras BI dalam mendukung digitalisasi pelaku usaha untuk masuk pada sektor digital dan untuk merealisasikan target 12 juta pelaku UMKM menggunakan QRIS.

“BI berjuang capai target merchant UMKM pengguna QRIS hingga 12 juta merchant pada 2021, sejalan dengan kampanye gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang menargetkan peningkatan 6,1 juta UMKM pada 2021," ujar Luhut.

Luhut menilai keterlibatan UMKM dalam ekosistem digital akan membawa perubahan dan kemajuan bagi para pelaku sektor UMKM ke depan. Bahkan produk-produk NTB dinilainya  menarik minat pasar mancanegara, sehingga  menunjukan potensi hebat produk Indonesia untuk dikembangkan sehingga memiliki nilai tambah untuk melengkapi kebutuhan wisatawan mancanegara.

“Mari kita siapkan langkah nyata dan cepat untuk pelatihan onboarding di setiap Kabupaten dan saya mohon setiap Bupati  Walikota, saling mendorong , saling mengingatkan agar program ini terus berjalan. Untuk itu saya percaya bahwa BI untuk menciptakan konsep belanja bersama para pejabat dari Kementerian dan Lembaga  yang diatur dan diagendakan untuk belanja setiap bulan,”pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN