Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Layanan Keuangan Digital Semakin Luas

BI Kerek Nilai Transaksi e-Commerce Tahun ini Capai Rp 395 Triliun

Kamis, 29 Juli 2021 | 15:46 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan transaksi e-commerce pada tahun ini tembus Rp 395 triliun atau tumbuh 48,4% dibandingkan realisasi transaksi e-commerce tahun lalu sebesar Rp 253 triliun. Proyeksi ini juga kembali meningkat dibandingkan sebelumnya yang hanya di kisaran Rp 370 triliun.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati mengatakan, proyeksi transaksi e-commerce yang meningkat sejalan dengan meningkatnya preferensi dan akseptasi masyarakat di masa pandemi, apalagi didukung oleh kinerja e-commerce serta layanan pembayaran yang terus meluas baik oleh bank maupun fintech.

“Statistik terakhir volume transaksi e-commerce mencapai lebih dari 600 juta transaksi dan secara nominal hampir mencapai Rp 100 triliun,” tutur dia dalam webinar, Kamis (29/7/2021).

Peningkatan transaksi e-commerce juga mendorong peningkatan pada penggunaan uang elektronik sepanjang tahun ini pun diproyeksi naik hingga 35,7% (yoy) atau setara Rp 278 triliun. Hal ini didukung momentum Ramadan dan Idulfitri, karena pada periode tersebut masyarakat banyak yang melakukan transaksi e-commerce.

Selain itu, faktor terbatasnya mobilitas masyarakat selama masa pandemi covid-19 juga menjadi faktor pemicu tingginya transaksi ekonomi digital di Tanah Air.

“Kami melihat pergeseran pola transaksi masyarakat ke digital terus meningkat, masyarakat semakin terbiasa melakukan transaksi digital, di tengah terbatasnya aktivitas fisik, hal ini dibuktikan peningkatan signifikan transaksi e-commerce, digital banking, uang elektronik terutama di masa pandemi Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, untuk transaksi digital banking sepanjang tahun ini juga diproyeksikan akan naik hingga Rp 35.600 triliun atau naik 30,1% dibandingkan akhir tahun 2021 yang tercatat Rp 27.036 triliun.

“Layanan online perbankan juga tumbuh secara konsisten mencapai double digit awal tahun 2020, terutama didorong oleh shifting behavior transaksi masyarakat ke arah online akibat pandemi,” jelas dia.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN