Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Bank Indonesia. Foto: twitter

Logo Bank Indonesia. Foto: twitter

BI Pangkas Suku Bunga Acuan 0,25% Jadi 5,75%

Kamis, 18 Juli 2019 | 15:13 WIB

JAKARTA, investor.id – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia akhirnya memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) sebesar 0,25% menjadi 5,75%.

Seperti dilaporkan Beritasatu TV dari Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Kamis, BI mengeluarkan tiga keputusan penting.

Pertama, BI memutuskan untuk menurunkan BI 7DRRR sebesar 0,25% ke angka 5,75% dari sebelumnya 6%.

Berikutnya BI menurunkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin (bps)mmenjadi 5%. Dan ketiga BI menurunkan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 6,5%.

Perry Warjiyo. Foto: IST
Perry Warjiyo. Foto: IST


"Kebijakan tersebut sejalan dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Perry mengatakan keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi ekonomi kuartal II tahun 2019. Terutama terkait dengan inflasi yang masih terjaga dan terkendali di angka plus minus 1% dari target pemerintah yaitu 3% tahun ini.

Sedangkan konsumsi masih dinilai masih terjaga, kemudian investasi juga dinilai stabil, dan pertumbuhan ekonomi yang berkisar di angka 5-5,4%.

Sementara untuk neraca pembayaran masih surplus dan arus modal asing masih baik dengan nilai sebesar US$ 9,7 miliar. Hal itu juga didukung nilai tukar rupiah dari Juni hingga Juli menguat sebesar 1,04 hingga 1,06%.

Selain itu, BI juga mempertimbangkan situasi global salah satunya isu perang dagang AS-Tiongkok.

Dengan penurunan suku bunga acuan ini, Perry mengharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa didorong. BI masih terus memantau perkembangan suku bunga the Fed untuk kemungkinan kembali menurunkan suku bunga acuan di akhir tahun. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN