Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur BI Perry Warjiyo. Sumber: BSTV

Gubernur BI Perry Warjiyo. Sumber: BSTV

BI Pertahankan Bunga Acuan di Level 3,75%

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:24 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, Investor.id - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 20-21 Januari 2021 memutuskan untuk mempertahan BI 7-days Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,75%. BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility masing-masing di level 3% dan 4,5%.

"RDG 20-21 Januari 2021 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan BI7DRR tetap sebesar 3,75%," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (21/1).

Keputusan tersebut, menurut Perry, konsisten dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya bersama untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Perry Warjiyo mengemukakan, keputusan BI mempertahankan bunga acuan didasari sejumlah indikator. Indikator pertama, neraca pembayaran tetap baik sehingga mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Peningkatan transaksi berjalan, kata dia, berlanjut seiring dengan dorongan dari surplus neraca barang yang meningkat. Apalagi neraca perdagangan mengalami surplus US$ 8,3 miliar, meningkat dibanding bulan lalu US$ 8 miliar.

"Ini sejalan dengan kenaikan harga komoditas dan permintaan eksternal dari Tiongkok, AS, dan Asean. Pada 2020, defisit transaksi berjalan diperkirakan sekitar 0,5% dari produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dari perkiraan sebelumnya," tutur dia.

Indikator lainnya, menurut Gubernur BI, adalah besarnya aliran masuk modal asing (capital inflow) ke pasar keuangan domestik. Investasi portofolio mencatat aliran masuk sebesar US$ 2,1 miliar pada kuartal IV-2020, berbalik arah dari kuartal sebelumnya yang mencatat aliran keluar (capital outflow) sebesar US$ 1,7 miliar.

Perry Warjiyo menegaskan, BI terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait, serta mendukung berbagai kebijakan lanjutan untuk membangun optimisme pemulihan ekonomi nasional.

"Sinergi itu di antaranya dilakukan melalui pembukaan sektor-sektor ekonomi yang aman Covid-19, akselerasi stimulus fiskal, serta penyaluran kredit perbankan dari sisi permintaan dan penawaran. Juga melanjutkan stimulus moneter dan makroprudensial, serta mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan," papar dia.

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN