Menu
Sign in
@ Contact
Search
Erwin Haryono

Erwin Haryono

BI: Uang Beredar Tumbuh 9,8% Berkat Kredit yang Melesat

Rabu, 23 Nov 2022 | 12:37 WIB
Nasori (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) mencatat, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Oktober 2022 mencapai Rp 8.222,2 triliun atau tumbuh 9,8% dibanding periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Ini terjadi berkat melesatnya pertumbuhan kredit.

Pertumbuhan M2 pada bulan lalu juga tercatat lebih tinggi dari pertumbuhan pada September 2022 yang sebesar 9,1% (yoy). "Pertumbuhan M2 pada Oktober 2022 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Rabu (23/11/2022).

Penyaluran kredit pada Oktober 2022 tumbuh 11,7% (yoy) menjadi Rp 6.314,4 triliun, setelah bulan sebelumnya tumbuh 10,8% (yoy), yang terutama ditopang penyaluran kredit produktif (investasi). Peningkatan penyaluran kredit terjadi baik pada nasabah korporasi yang tumbuh 14% (yoy) maupun perorangan, yakni 10,4% (yoy).

Sementara itu, tagihan bersih sistem moneter kepada pemerintah pusat terkontraksi 16,8% (yoy), setelah bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 32,5% (yoy). Aktiva luar negeri bersih juga tercatat mengalami kontraksi sebesar 3,8% (yoy), setelah terkontraksi sebesar 5,3% (yoy) pada September 2022.

Advertisement

Selain itu, perkembangan M2 juga didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 14,9% (yoy) dari bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 13,5% (yoy). M1 meliputi uang kartal di luar bank umum dan bank perkreditan rakyat (BPR) yang tumbuh 5,5% (yoy), giro rupiah 32,6% (yoy), serta tabungan rupiah ditarik sewaktu-waktu 6,9% (yoy).

Komponen M2 lainnya yaitu uang kuasi, dengan pangsa 42,7%, tercatat tumbuh melambat dari 3,8% (yoy) pada September 2022 menjadi 3,5% (yoy) pada Oktober 2022 menjadi Rp 3.511,7 triliun. Sementara surat berharga selain saham tumbuh 29% (yoy) menjadi Rp 26 triliun.

Komponen uang kuasi terdiri atas simpanan berjangka (rupiah dan valuta asing/valas) yang meningkat 0,3% (yoy), tabungan lainnya (rupiah dan valas) 16% (yoy), serta giro valas 14,3% (yoy).

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com