Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lokasi proyek hunian tapak dan ruko, Eastern Park Residence, di lahan seluas 3,4 hektar di Kawasan Surabaya Timur. Foto:Istimewa

Lokasi proyek hunian tapak dan ruko, Eastern Park Residence, di lahan seluas 3,4 hektar di Kawasan Surabaya Timur. Foto:Istimewa

Bidik Milenial, Taman Timur Regensi Bangun Hunian Tapak

Amrozi Amenan, Selasa, 11 Februari 2020 | 06:08 WIB

SURABAYA, investor.id - Pengembang perumahan,  PT Taman Timur Regensi, mengembangkan proyek hunian tapak (landed house), Eastern Park Residence, di lahan seluas 3,4 hektar di kawasan Surabaya Timur untuk memenuhi tingginya kebutuhan hunian tapak di Surabaya terutama dari konsumen milenial.

Direktur PT Taman Timur Regensi, Michael Soesanto mengatakan, kondisi pasar properti secara umum di Surabaya memang  masih lesu, namun untuk hunian tapak pasarnya cukup bagus, permintaannya masih tinggi, terutama untuk konsumen pemakai (end user). Tingginya permintaan hunian setap itu tidak sebanding dengan pasokan yang tersedia karena semakin terbatasnya lahan di Surabaya bagi pengembangan hunian tapak.

Sementara, proyek hunian tapak yang dikembangkan oleh pengembang yang ada sekarang tidak memenuhi kebutuhan konsumen terutama dari pasangan muda atau konsumen milenial, baik dari sisi desain, harga dan lokasi.

Lokasi proyek hunian tapak dan ruko, Eastern Park Residence, di lahan seluas 3,4 hektar di Kawasan Surabaya Timur. Foto:Istimewa
Lokasi proyek hunian tapak dan ruko, Eastern Park Residence, di lahan seluas 3,4 hektar di Kawasan Surabaya Timur. Foto:Istimewa

Untuk desain, misalnya, mereka menginginkan konsep minimalis kontemporer, harga terjangkau dengan lokasi yang tidak jauh dari pusat kota. Ditambah lagi, konsumen milenial sekarang semakin modern, mereka cukup jeli membedakan mana proyek rumah yang ala kadarnya dengan proyek yang benar-benar bagus.

“Inilah menjadi pertimbangan kita menjatuhkan pilihan pada rumah konsep minimalis kontemporer dua lantai untuk proyek Eastern Park Residence di kawasan Surabaya Timur ini, yang nantinya kita harapkan bisa memenuhi kebutuhan dan selera kaum milenial,” katanya di Surabaya, Senin (10/2/2020).

Michael menjelaskan, proyek hunian Eastern Park Residence dibangun di atas lahan seluas 3,4 hektar yang terdiri dari 324 unit rumah dan ruko. Proyek ini berada dekat dengan JLLT (Jalan Lingkar Luar Timur) yang akan menghubungkan Surabaya dari sisi utara, mulai dari Pelabuhan di Perak, melewati Pakuwon City, Eastern Park Residence hingga ke Bandara Juanda.

Di sekitar proyek tersebut, dalam radius 4 kilometer, juga terdapat fasilitas pendidikan, bisnis dan perdagangan, pusat perbelanjaan, kuliner lokal dan internasional, entertainment dan ekowisata, fasilitas kesehatan dan kantor pemerintah serta tempat ibadah.

Karena proyek hunian tapak menyasar kaum milenial, konsepnya juga One Gate System yang terpadu, private, aman dan nyaman, dengan fasilitas pendukung lainnya lengkap, seperti tempat olahraga, meeting room, dan komersial area dimana semua kebutuhan sehari-hari, mulai dari apotek, laundry, minimart, kafe, dan restaurant bisa diakses tepat di depan gate cluster.

Tak hanya itu, Easter Park Residence juga akan dilengkapi fasilitas family outdoor park, aerobic court, jogging track, pond, yoga pavillon dan meeting room, children playground, calisthenic park, basketball court maupun pet area.

Harga yang ditawarkan mulai mulai Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar untuk rumah dan untuk ruko sekitar Rp 1,5 miliar. “Kami cukup optimistis dengan tingginya permintaan pasar dan harga terjangkau itu proyek Eatern Park Resience ini akan cepat terserap. Terbukti dari 324 unit, ada 1.100 NUP,” ungkap Michael.

Dia menambahkan, pengembangan proyek hunian ini akan berdampak prospek investasi seperti harga jual tanah di kawasan tersebut seiring dengan rampungnya JLLT. Hal itu mengacu pada prospek di sekitar kawasan MERR (Middle East Ring Road) atau Jalan Dr Ir H Soekarno. Setelah jalan itu rampung pada 2013-2015, harga jual tanah naik hingga tiga kali lipat dalam 2 tahun.

Selain itu, keberadaan proyek ini juga akan berdampak positif bagi pengembangan wilayah, menggeliatkan ekonomi dan investasi di kawasan Surabaya Timur.

“Ke depan, dengan landbank yang ada di sekitar ini kami akan mengembangkan proyek berikutnya,” imbuh Michael.

Sebelumnya, PT Taman Timur Regensi telah membangun beberapa proyek real estate seperti The view villa dan Kertajaya Indah Regency.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN