Menu
Sign in
@ Contact
Search
Vaksin tiba di Bio Farma. Foto:Muchlis Jr - Sekretariat Presiden

Vaksin tiba di Bio Farma. Foto:Muchlis Jr - Sekretariat Presiden

Bio Farma Telah Produksi 65,52 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Senin, 21 Juni 2021 | 16:56 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor,id  - Bio Farma terus  melakukan proses fill and finish untuk vaksin Covid-19 di fasilitas produksi Bio Farma. Per Minggu (20/6/2021)  Bio Farma telah memproduksi  65,52 juta dosis vaksin Covid-19.

“Sudah sebanyak 65,5 juta dosis yang diproduksi. Dimana 51,4 juta dosis diantaranya sudah release dan sebanyak 14,1 juta dosis sisanya masih menunggu lot release dari BPOM”,  ujar Direktur Utama  Bio Farma, Honesti Basyir dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Senin (21/6/2021).

Honesti menyebutkan, total akumulasi vaksin Covid-19 yang sudah terdistribusi ke  seluruh Indonesia per 18 Juni 2021 sebanyak 49,8 juta dosis. Jumlah tersebut terdiri dari  vaksin  CoronaVac sebanyak 3  juta dosis, vaksin AstraZeneca sebanyak 7,7 juta dosis dan vaksin Covid-19 atau Sinovac produksi Bio Farma sebanyak  39 juta dosis. Selain itu,  sisa stok setelah terdistribusi sebanyak 12,3 juta dosis.

Honesti Basyir, Dirut Bio Farma. Sumber: BSTV
Honesti Basyir, Dirut Bio Farma. Sumber: BSTV

Sedangkan bulk atau bahan baku vaksin Covid-19 yang diterima pada  Minggu (20/6/2021)  akan mulai masuk fasilitas fill  and finish di Bio Farma pada minggu ketiga bulan Juni 2021.

Honesti menyebutkan,  dari sebanyak 10 juta dosis  bulk yang diterima, diperkirakan akan menjadi finish product sebanyak 7,8 juta dosis, yang  akan selesai pada bulan awal Juli 2021.  Dengan demikian, total Vaksin Covid-19 akan  berjumlah 73.3 juta dosis.

Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-17 dengan jumlah 10 juta dalam bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac, Minggu (20/6/2021).  Foto: Amiriyandi/InfoPublik/DJIKP/Kemkominfo
Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-17 dengan jumlah 10 juta dalam bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac, Minggu (20/6/2021). Foto: Amiriyandi/InfoPublik/DJIKP/Kemkominfo

Sebagaimana diketahui, pada Minggu (20/6/2021),  Indonesia kembali menerima bulk vaksin Sinovac  sebanyak 10 juta dosis yang diantar  menggunakan lima unit truk  flatbed.  Kedatangan 10 juta bulk ini, maka Indonesia telah menerima 91,5 juta bulk. Pasalnya, terhitung per  18 Juni 2021, dari 81,5 juta bulk yang sudah diterima Bio Farma per akhir Mei 2021.

Sebagaimana diketahui, sebelum diantar ke Bio  Farma, bulk vaksin Covid-19 ini,  tiba di Cargo Bandara Soekarno  Hatta pada  20 Juni 2021,  pukul 12:39 WIB, dengan  menggunakan maskapai Garuda  Indonesia. Kedatangan vaksin  Covid-19 ke-17 ini, disambut oleh  Sekjen Kementerian Kesehatan (Kemkes) Oscar Primadi.

Dalam keterangan singkatnya, Oscar Primadi mengatakan, pemerintah selalu hadir dalam  rangka mengamankan sekitar 426,8 juta dosis vaksin Covid-19 ini.

“Upaya-upaya ini  tentunya kita lakukan dalam rangka penyediaan dalam bentuk pendekatan bilateral, multilateral, dan juga maupun eksplorasi dan produk dalam negeri. Alhamdulillah dengan adanya kedatangan ini kita terus berupaya untuk dapat melakukan distribusi dan  melakukan program vaksinasi yg akan berjalan dengan baik dan kita jamin”, ungkap Oscar.

Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-17 dengan jumlah 10 juta dalam bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac, Minggu (20/6/2021).  Foto: Amiriyandi/InfoPublik/DJIKP/Kemkominfo
Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-17 dengan jumlah 10 juta dalam bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac, Minggu (20/6/2021). Foto: Amiriyandi/InfoPublik/DJIKP/Kemkominfo

Oscar menyebutkan,  untuk penyediaan vaksin Covid-19, Indonesia menggunakan tiga jenis vaksin, yaitu Sinovac, Astrazeneca Covax Facility dan Sinopharm.

Dengan kedatangan bulk vaksin tersebut, total vaksin yang sudah datang ke Indonesia dalam bentuk finish product  maupun bulk adalah sebanyak 104,7 juta dosis.

Terdiri dari 91,5 juta dosis dalam bentuk bulk  dari Sinovac, dan 13,23 juta dalam bentuk finish product terdiri dari CoronaVac atau Sinovac  sebanyak 3 juta dosis,  AstraZeneca Covax Facility sebanyak 8,2 juta dosis, dan Sinopharm untuk program Vaksinasi Gotong  Royong sebanyak 2 juta dosis.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com