Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT. Foto: KKP

Kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT. Foto: KKP

BKIPM Kupang Bersinergi dengan Instansi Terkait Dorong Ekspor NTT

Rabu, 14 Juli 2021 | 19:11 WIB
Investor Daily

KUPANG, investor.id   - Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kupang, menjadi bagian dari tim percepatan ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Nantinya, tim yang terdiri dari Staf Khusus Gubernur, Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Disperindag, Pelindo dan Bea Cukai ini akan membantu pengusaha untuk memperlancar kegiatan ekspor ikan ke luar NTT.

"Kita bersinergi untuk mempercepat ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT," kata Kepala SKIPM Kupang, Jimmy Elwaren, Selasa (13/7/2021), seperti dikutip dari kkp.go.id.

Jimmy mengungkapkan, tim ini nantinya akan berupaya membuka sejumlah jalur pintas agar proses pengiriman ke negara tujuan ekspor menjadi lebih singkat. Dia pun menyontohkan ekspor ke Australia, yang secara geografis dekat dengan NTT.

Kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT. Foto: KKP
Kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT. Foto: KKP

"Tapi alur logistik ekspor ke Australia akan ke Surabaya dulu, Surabaya ke Singapura dulu, baru ke Australia. Jadi harus ke barat dulu, baru ke timur," jelasnya.

Kendati demikian, Jimmy mengakui tidak mudah mengubah alur logistik eksisting. Karenanya, dia memastikan akan terus bersinergi guna membahas usulan ini lebih lanjut.

"Ini menjadi fokus lintas kementerian untuk mempermudah pemanfaatan jalur ALKI yang sudah tersedia, dan memangkas jalurnya yang singgah Singapura," urai Jimmy.

Dia berharap, dengan waktu tempuh dan jalur yang lebih ramping, bisa memangkas ongkos operasional pelaku usaha hingga nantinya memicu gairah ekonomi setempat.

Kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT. Foto: KKP
Kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan NTT. Foto: KKP

"Kita berharap kolaborasi ini bisa berdampak signifikan bagi perekonomian NTT," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono meminta jajarannya untuk rutin melakukan pembinaan kepada pelaku usaha mulai dari hulu sampai hilir untuk memastikan produk yang dihasilkan terjamin mutu dan kualitasnya.

Jaminan mutu ini penting sebagai upaya meningkatkan kepercayaan pasar dunia terhadap produk perikanan Indonesia sekaligus membuka peluang peningkatan ekspor

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN