Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deputi Bidang Perencanaan Investasi BKPM menjawab pertanyaan para calon investor di Hotel Crown Kota Chongqing, Sichuan, China, Senin (2/12/2019).

Deputi Bidang Perencanaan Investasi BKPM menjawab pertanyaan para calon investor di Hotel Crown Kota Chongqing, Sichuan, China, Senin (2/12/2019).

BKPM Tawarkan Investasi di 28 Proyek BRI ke Chongqing

Gora Kunjana, Selasa, 3 Desember 2019 | 22:54 WIB

CHONGQING, investor.id —Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan investasi ke investor di Kota Chongqing, Provinsi Sichuan, Tiongkok, Senin (2/12/2019), senilai US$ 91,1 miliar yang termasuk dalam Belt and Road Initiative (BRI).

“Ini peluang yang baik bagi investor di sini (Chongqing). Sebab, Indonesia saat ini mengembangkan BRI,”ujar Deputi Perencanaan Investasi Ikmal Lukman di depan sekitar 100 pengusaha dan investor di Provinsi Chongqing, Tiongkok, pada Indonesia-Tiongkok (Chongqing) Business Forum on Trade, Tourism, and Investment, yang digelar oleh Kedutaan Besar Indonesia di Beijing dan Kementerian Perdagangan.

Acara tersebut dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun dan Wakil Walikota Chongqing Municipality Li Bo.

Hadir pula sejumlah perwakilan dan CEO sejumlah perusahaan kakap di Tiongkok. Dari BKPM, tampak hadir  Anggota Komite Investasi Umar Lessy dan Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal Calvary Marimbo.  

Ikmal mengatakan,  peluang investasi tersebut tersebar di Sumatera Utara sebesar US$ 17,3 miliar, Sulawesi Utara US$ 2,6 miliar, Kalimantan Utara US$ 41,6 miliar,  dan sebesar US$ 8 miliar di Bali.

“Nilai ini belum termasuk sebanyak 8 proyek yang tidak masuk dalam koridor BRI,” ujar Lukman.

Ditambahkannya, terdapat sebanyak 28 proyek yang tersebar dengan nilai investasi sebesar US$ 9,1 miliar tersebut.

”Ada tiga proyek di pariwisata dan kawasan industri  di Sulawesi Utara dan satu proyek pengembangan Tech Park di Bali,” tandas Ikmal Lukman.

Pihaknya yakin  investasi Tiongkok akan tumbuh dengan baik ke depan. “Apalagi kedua negara bekerja sama membangun dalam konteks BRI,” ujar Ikmal.

Investasi Tiongkok di Indonesia masuk ke sektor sekunder metal elektronika, kelistrikan, gas, air, transportasi, pergudangan,  dan telekomunikasi.

Dia berharap agar investasi Tiongkok kian meluas hingga ke luar Pulau Jawa. Khususnya, investasi baterai untuk mobil listrik di Morowali, Sulawesi Tengah.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA