Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BKPM

BKPM

BKPM Tawarkan Proyek Pembangunan RSUD di Jateng

Kamis, 9 Desember 2021 | 13:11 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Market Sounding untuk Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Jawa Tengah Unggulan Ibu dan Anak di Kota Pekalongan. Kegiatan ini diselenggarakan secara dalam jaringan (daring) pada Selasa (7/12/2021) pagi.

Direktur Perencanaan Infrastruktur Kementerian Investasi/BKPM Moris Nuaimi mengatakan, proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Pembangunan RSUD Provinsi Jawa Tengah Unggulan Ibu dan Anak di Kota Pekalongan yang akan ditawarkan kepada calon investor ini merupakan rumah sakit kelas B dengan layanan unggulan kesehatan ibu dan anak.

Rumah sakit ini akan menjadi rujukan regional di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan (Kota dan Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kota dan Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang). “Di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dan daerah," tutur Moris dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Kami (9/12/2021).

Selain itu, partisipasi swasta dalam penyiapan infrastruktur rumah sakit diharapkan dapat mempercepat terselenggaranya infrastruktur dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Moris Nuaimi mengatakan, arah pengembangan sektor kesehatan tahun 2020-2024 adalah meningkatkan pelayanan kesehatan menuju jaminan kesehatan menyeluruh. Ini khususnya terkait penguatan pelayanan kesehatan primer dengan mendorong peningkatan upaya promosi dan preventif yang didukung oleh inovasi dan penggunaan teknologi.

"Penyiapan infrastruktur kesehatan berupa rumah sakit dengan kelengkapannya sangat diperlukan agar Indonesia dapat menghadapi pandemi Covid-19 yang memunculkan krisis kesehatan sekaligus ekonomi," ujar dia.

Oleh karena itu, proyek Pembangunan RSUD Provinsi Jawa Tengah Unggulan Ibu dan Anak di Kota Pekalongan yang merupakan proyek dengan skema KPBU ini layak untuk didukung guna percepatan realisasinya. “Proyek ini memiliki peran strategis yang diharapkan dapat mendukung ketersediaan dan kesiapan pelayanan kesehatan baik di Provinsi Jawa Tengah maupun di Indonesia,” pungkas Moris.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Imam Maskur menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah yang menaruh perhatian sangat besar terhadap program kesehatan.

Hal ini tergambarkan pada salah satu misi Gubernur Jawa Tengah yaitu mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang semakin sehat. Adapun poyek ini menggunakan skema Design-Build-Finance-Maintain-Transfer (D-B-F-M-T) dengan estimasi biaya pembangunan sebesar Rp 295,707 miliar.

"Selain itu, komitmen global terkait dengan Sustainable Development Goal’s (SDG’S) telah menjadi momentum Jawa Tengah untuk berupaya mencapai target yang ditetapkan, utamanya adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dengan pembangunan RSUD ini diharapkan masalah stunting di Jateng khususnya regional Pekalongan dapat teratasi,” ungkap Imam.

Kegiatan Market Sounding ini diikuti oleh lebih dari 50 perusahaan yang berasal dari sektor swasta dan BUMN di bidang konstruksi, konsultan, lembaga keuangan, organisasi internasional, pengembang, serta pengelola rumah sakit, baik dari dalam maupun luar negeri.

Lingkup pembangunan adalah pembangunan rumah sakit baru yang terdiri atas tiga gedung rumah sakit yang terdiri dari unit instalasi gawat darurat, pemulasaran jenazah, laboratorium, ruang rawat inap (298 tempat tidur), poliklinik dan tempat parkir.

Mekanisme pengembalian investasi proyek melalui pembayaran ketersediaan layanan/availability payment dengan jangka waktu kerja sama selama 20 tahun.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN