Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lahan pertanian  di Desa Bajo, Kedungtuban, Blora, Jawa Tengah. Foto ilustrasi:Istimewa

Lahan pertanian di Desa Bajo, Kedungtuban, Blora, Jawa Tengah. Foto ilustrasi:Istimewa

BPS: Ekspor Pertanian Januari 2021 Tumbuh 12,24%

Senin, 15 Februari 2021 | 15:17 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data perkembangan ekspor-impor Indonesia, nilai ekspor Indonesia Januari 2021 mencapai US$ 15,30 miliar atau naik 12,24% jika dibandingkan Januari 2020.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan peningkatan nilai ekspor ini terjadi karena adanya peningkatan ekspor migas sebesar 8,30% dan non migas naik lebih tinggi yaitu 12,49%.

Ekspor sektor pertanian mengalami peningkatan 12,24% pada Januari 2021 dan masih menjadi sektor yang paling tangguh selama pandemi ini.

“Sektor pertanian masih kuat dan masih bertahan selama pandemi dan berkontribusi cukup besar terhadap PDB,” ujar dia di Jakarta, Senin (15/2).

Suhariyanto. Foto: IST
Suhariyanto. Foto: IST

Di samping itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mengatakan peningkatan ekspor pertanian dan berkontribusi besar terhadap perekonomian makro merupakan pencapaian yang diraih dari hasil kerja dan program yang bagus.

Tidak hanya fokus pada produksi, Kementan juga terus mendorong aspek hilirnya agar terjadi kenaikan ekspor pertanian.
Kementan mempunyai program jangka panjang Gerakan Tiga Kali Ekspor sebagai upaya percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,  program ini bertujuan untuk mengakomodir semua kepentingan para pelaku pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.

Program ini bertujuan untuk mendorong roda ekonomi nasional mulai dari sisi produksi sampai pada proses pengolahannya. Kementan juga mempunyai program yang bertujuan untuk menggairahkan komoditas ekspor dan peningkatan kesejahteraan petani yaitu mensinergikan hulu dan hilir.

Salah satunya melalui pengembangan korporasi berbasis komoditi tanaman pangan, hortikultura dan komoditas strategis ekspor lainnya.
Di sisi lain, peningkatan ekspor pun terpacu dengan tersedianya kemudahan pelayanan, pencapaian peningkatan ekspor tentunya dari banyaknya perubahan dan adanya program terobosan yang implementatif dan inovatif.

Sementara itu, Kementerian Pertanian terus berupaya melakukan pengembangan kawasan food estate berbasis hortikultura. Kawasan pengembangan food estate Sumatera Utara berlokasi di Desa Ria Ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang, Hasundutan.
Saat ini terdapat 215 hektare lahan di Desa Ria Ria yang digarap untuk penanaman bawang merah, bawang putih dan kentang bahkan sudah ada area bawang merah yang panen di Februari ini.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN