Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petani merawat tanaman  di lahan pertanian sayur di Pamulang, Tangerang Selatan, belum lama ini. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petani merawat tanaman di lahan pertanian sayur di Pamulang, Tangerang Selatan, belum lama ini. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

BPS: Ekspor Pertanian Juni 2021 Naik 33,04 Persen

Jumat, 16 Juli 2021 | 09:53 WIB

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor sektor pertanian pada bulan Juni 2021 mengalami kenaikan, yakni sebesar 33,04% (M-to-M) atau sebesar 15,19% secara (Y-on-Y).

Kenaikan terjadi setelah komoditas tanaman obat, aromatik, rempah, kopi dan sarang burung walet memberi andil besar dalam ekspor selama Juni 2021.

"Secara nilai, ekspor sektor pertanian tercatat mencapai sebesar 0,32 miliar dollar," kata Kepala BPS, Margo Yuwono dalam keterangan resminya, Kamis (15/7).

Dengan kenaikan tersebut, kata Margo, ekspor nonmigas secara nasional menyumbang sebesar 93,36 persen dari total nilai ekspor Juni 2021 yang mencapai 18,55 miliar dollar atau naik sebesar 9,52 persen jika dibandingkan dengan ekspor pada bulan Mei 2021.

Adapun secara kumulatif, ekspor nonmigas selama Januari-Juni mengalami kenaikan sebesar 94,35 persen, di mana sektor pertanian mencapai 1,95 dollar atau mengalami peningkatan sebesar 14,05 persen.

"Semoga tren kenaikan ini terjadi pada bulan-bulan berikutnya, sehingga upaya kita dalam memulihkan ekonomi nasional dapat diaksanakan dengan baik," katanya.

Di samping itu, kata Margo, upah nominal buruh tani secara nasional pada bulan Juni 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen. Begitu juga dengan upah buruh tani secara rill yang mengalami kenaikan sebesar 0,27 persen.

"Kenaikan serupa juga terjadi pada upah nominal dan upah rill buruh bangunan," tutupnya.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN