Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala BPS Margo Yuwono

Kepala BPS Margo Yuwono

BPS: Inflasi Tahunan Tembus 5,95% 

Senin, 3 Oktober 2022 | 12:18 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, tingkat inflasi sepanjang (Januari–September) 2022 sebesar 4,84%. Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) sebesar 5,95%.

Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan, komponen inti pada September 2022 mengalami inflasi sebesar 0,30%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–September) 2022 sebesar 2,81% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (September 2022 terhadap September 2021) sebesar 3,21%.

Baca juga: Duh, Inflasi September Capai 1,17% Tertinggi Sejak Desember 2014

Pada September 2022 terjadi inflasi sebesar 1,17% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,87. Dari 90 kota IHK, 88 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bukittinggi sebesar1,87% dengan IHK sebesar 114,45 dan terendah terjadi di Merauke sebesar 0,07% dengan IHK sebesar 109,49.

“Sementara deflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 0,64% dengan IHK sebesar 113,97 dan terendah terjadi di Timika sebesar 0,59% dengan IHK sebesar 113,87,” ungkap Margo dalam konferensi pers secara hybrid, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Emas Bergerak Positif Imbas Gejolak Politik Rusia-Ukraina

Margo menambahkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,20%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakarrumah tangga sebesar 0,16%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,35%.

Sedangkan kelompok kesehatan sebesar 0,57%, kelompok transportasi sebesar 8,88 %, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,31%, kelompok pendidikan sebesar 0,21%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,57%, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,28%.

Baca juga: DI Tengah Ketidakpastian, Pasar Modal Indonesia Tetap Menarik 

“Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,30% serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03%,” paparnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com