Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto.

BPS: Terjadi Perbaikan Ekonomi Cukup Signifikan

Jumat, 6 November 2020 | 15:33 WIB
Arnoldus Kristianus dan Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id -  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, pertumbuhan PDB kuartal III-2020 mengalami kontraksi 3,49% (yoy). Namun, kontraksinya menipis dibanding kuartal II yang minus 5,32% (yoy).

Adapun secara kuartalan (q to q), ekonomi kuartal III-2020 tumbuh 5,05% dibanding kuartal sebelumnya minus 4,19%.

“Artinya terjadi perbaikan ekonomi yang cukup signifikan dan ini bisa menjadi modal yang bagus untuk melangkah ke kuartal IV,” kata dia.

Menurut Suhariyanto, meskipun PDB kuartal III-2020 mengalami kontraksi 3,49% (yoy), kontraksinya tidak sedalam kuartal sebelumnya.

“Pada kuartal IV situasinya diharapkan lebih baik, apalagi dengan adanya pelonggaran PSBB,” ujar dia.

Kepala BPS menambahkan, berdasarkan sumber pertumbuhan, komponen konsumsi rumah tinggi menjadi penyumbang kontraksi terbesar. Itu karena bobot konsumsi rumah tangga mencapai 57-58% dalam PDB pengeluaran.

“Konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi 4,04%, sehingga sumber pertumbuhan konsumsi rumah tangga menyumbang minus 2,17% terhadap PDB kuartal III,” tutur dia.

Dia menambahkan, struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada kuartal III-2020 didominasi kelompok provinsi di Pulau Jawa (58,88%), dengan kinerja minus 4% (yoy). Seluruh kelompok pulau di Indonesia mengalami kontraksi pertumbuhan.

Kerja Keras

Shinta Kamdani. Foto: IST
Shinta Kamdani. Foto: IST

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjadja Kamdani mengatakan, tren positif terjadi akibat normalisasi ekonomi di negara-negara mitra dagang Indonesia di Asia Pasifik.

Faktor lainnya adalah meningkatnya konsumsi masyarakat pada akhir tahun dan realisasi stimulus untuk korporasi.“Juga pengendalian pandemi yang membaik,” kata dia.

Shinta berharap pada kuartal IV pemerintah bekerja lebih keras lagi untuk memacu normalisasi ekonomi dan meningkatkan konsumsi masyarakat. (bil/fur/tk/tm/az)

Baca juga:

https://investor.id/business/fase-terburuk-sudah-berlalu

https://investor.id/business/pemerintah-akan-genjot-belanja-apbnapbd

https://investor.id/business/airlangga-ekonomi-dalam-tren-pemulihan

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN