Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan di acara pembukaan acara Pekan Industri Vokasi di Jakarta, Senin (21/11/2022). (ist)

Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan di acara pembukaan acara Pekan Industri Vokasi di Jakarta, Senin (21/11/2022). (ist)

BPSDMI Kemenperin Selenggarakan Pekan Vokasi Industri 2022

Senin, 21 Nov 2022 | 21:23 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Dalam rangka membangun sumber daya (SDM) industri yang selaras dengan kebutuhan industri, Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyelenggarakan Industrial Vocational Week atau Pekan Vokasi Industri 2022 selama 21-24 November 2022.

“Saya menyambut gembira terselenggaranya acara ini. Sebab, melalui kegiatan ini, kami senantiasa berkolaborasi dalam membangun SDM industri yang kompeten agar sejalan dengan kebutuhan industri,” ujar Arus Gunawan, kepala BPSDMI pada pembukaan acara Pekan Industri Vokasi di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Dalam sambutannya, Arus menjelaskan, kuartal III-2022, industri pengolahan merupakan penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB) sebesar 17,88%, serta membuka peluang dan lapangan pekerjaan sebanyak 19,17 juta orang.

"Untuk memenuhi kebutuhan sektor industri sekitar 600 ribu tenaga kerja per tahun, penyiapan tenaga kerja mulai dari pendidikan di tingkat menengah dan tinggi harus sejalan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja," tambah dia.

Advertisement

Salah satu langkah menyiapkan SDM industri yang kompeten, kata dia, adalah melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta melalui kolaborasi dengan institusi dalam negeri maupun luar negeri seperti dari Swiss, Jerman, dan Australia.

Hal tersebut direalisasikan melalui Pekan Vokasi Industri 2022. Dalam acara ini, BPSDMI berkolaborasi dengan sejumlah pihak  yang mendukung pengembangan SDM industri di Indonesia, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kadin Indonesia, Prospera (Australia Indonesia Partnership for Economic Development), Axioo Robotic, TVET System Reform (GIZ), SwissContact, S4C (Skills for Competitiveness), dan AmC (Asian Management Consulting).

Pada kesempatan yang sama, Menteri-Konselor (Ekonomi, Infrastruktur dan Investasi) Kedutaan Besar Australia Tim Stapleton mengatakan, pihaknya sangat senang dapat berpartisipasi dalam diskusi Matching Skills with Future of Work, yang menjadi salah satu rangkaian acara Pekan Vokasi Industri 2022.

“Kami melihat Kemenperin peduli dalam menyiapkan lulusan dari sekolah vokasi dan politeknik. Kolaborasi dilakukan melalu analisis dengan mempelajari data siswa, focus group discussion (FGD) dengan pihak industri, serta survey alumni. Hal ini membantu kita untuk mengetahui kondisi pekerjaan di lapangan dan tantangan yang dihadapi," jelas Tim.

Selain diskusi itu, acara Pekan Vokasi Industri 2022 diikuti dengan rangkaian acara lain, seperti diskusi mengenai Praktik-praktik Baik pada Pendidikan Vokasi untuk Penguatan SDM Indonesia pada 22 November 2022. Kemudian, dilanjutkan dengan Peran Kadin Indonesia – Kadinda dalam Pendidikan dan Pelatihan Vokasi serta Membuka Gerbang Teknologi Industri 4.0 Melalui IoT Class pada 23 November 2022. Lalu, diikuti dengan Industry-Driven Vet Good Practices from Indonesia & Switzerland dan Asesmen TVET 4.0 pada 24 November 2022.

Seluruh rangkaian acara Pekan Vokasi Industri dapat diikuti oleh masyarakat umum dengan mendaftar melalui website provokasi.kemenperin.go.id.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com